Tampilkan postingan dengan label Militer Rusia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Militer Rusia. Tampilkan semua postingan

Rusia Siap Serang Sistem Rudal AS

0 komentar
Moskow menegaskan akan melancarkan serangan awal ke sistem rudal AS di Eropa. Ini dilakukan bila Washington tetap menolak melakukan dialog konstruktif soal ini.
''Merujuk pada sistem senjata Amerika, yang bisa memicu adanya serangan, keputusan untuk melakukan penyerangan pendahuluan bisa saja diambil bila situasi makin panas,'' ujar Kepala Militer Angkatan Bersenjata Rusia, Nikolay Makarov.
Bicara di konferensi Rudal Anti-Balistik (ABM) Moskow, Makarov mengatakan Rusia sendiri tak berencana melakukan pengerahan senjata rudalnya di luar wilayah negara. ''Kami memastikan tidak akan pernah mengerahkan senjata rudal Rusia di luar wilayah nasional,'' ujar Makarov.

Menyusul penolakan Washington terhadap permintaan Rusia agar tak mengembangkan sistem rudal Eropa, Rusia memang sempat mengancam akan mengerahkan rudal jarak pendek Iskander di wilayah Kaliningrad.
Continue reading →

NATO Berang Atas Tuduhan Pembangunan Basis Militer di Rusia

0 komentar
MOSKOW - North Atlantic Treaty Organization (NATO) mengecam tuduhan-tuduhan mengenai pembangunan basis militer di Rusia. NATO pun menjelaskan secara detil perjanjian pembangunan basis distribusi logistik di Kota Ulyanovsk, Rusia.

"Saya sangat terkejut dengan munculnya pertanyaan tentang pendirian basis militer NATO di Rusia. Ini adalah fasilitas baru, bukanlah basis militer atau depot. Tidak ada militer kami ataupun persenjataan di sana," ujar Direktur Biro Informasi NATO di Rusia Robert Pszel, seperti dikutip RIA Novosti, Kamis (12/4/2012).


"Rusia dan NATO mencoba untuk menstabilkan situasi di Afghanistan, oleh karena itulah Kota Ulyanovsk dipilih menjadi basis penempatan logistik," imbuhnya.

Kementerian Pertahanan Rusia juga sudah mengadakan perjanjian dengan NATO agar basis distribusi tersebut tidak digunakan untuk mengirimkan persenjataan. Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin mengatakan, keberadaan fasilitas tersebut adalah bentuk dari kepedulian Rusia terhadap Afghanistan.

Penjelasan-penjelasan mengenai pembangunan fasilitas distribusi logistik itu sudah berkali-kali dilaporkan oleh Pemerintah Rusia. Deputi Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin menilai, siapa pun yang menganggap NATO mendirikan basis militer di Rusia adalah orang idiot.

Negeri Beruang Merah bahkan tidak akan pernah lengah dalam mengawasi fasilitas distribusi tersebut dan tidak akan membiarkan adanya aktivitas militer NATO di wilayahnya. Pendirian basis itu juga merupakan gagasan Amerika Serikat (AS) yang berniat untuk menarik pasukannya di Afghanistan pada 2013 mendatang
Continue reading →

Batalyon S-400 Rusia Mulai Beroperasi di Kaliningrad

0 komentar
Harian Izvestia di Rusia melaporkan, satu batalyon sistem pertahanan rudal antiserangan udara S-400 Triumf telah mulai beroperasi di kawasan enklaf Rusia di Kaliningrad, yang terletak di tengah negara-negara Baltik anggota NATO. Sistem pertahanan tersebut menjadi bagian dari Armada Laut Baltik Rusia.

Ini adalah batalyon ketiga S-400 yang dioperasikan Angkatan Bersenjata Rusia. Dua batalyon sebelumnya ditempatkan di sekitar kawasan ibu kota Moskwa.


Pertengahan Maret lalu, Kepala Staf AU Rusia Mayor Jenderal Viktor Bondarev mengatakan, satu batalyon lagi sedang dalam proses penempatan di Nakhodka, di Rusia timur jauh. Rusia berencana memiliki 28 resimen S-400, yang masing-masing memiliki dua batalyon, pada 2020.
Sistem pertahanan udara terbaru itu akan ditempatkan di kawasan maritim dan perbatasan dengan negara lain.

S-400 adalah sistem rudal darat-ke-udara jarak menengah-jauh, yang dirancang untuk mencegat segala bentuk ancaman serangan udara, mulai dari pesawat berawak, pesawat tak berawak, hingga rudal jelajah dan rudal balistik. Jarak tembak rudalnya mencapai 400 kilometer dan ketinggian 30 kilometer.

Rusia menyatakan tak akan menjual sistem S-400 ke negara lain.
Continue reading →

Georgia Makin Khawatir dengan Latihan Militer Rusia

0 komentar
Foto : Militer Rusia (RIA)

TBLISI
- Menteri Luar Negeri Georgia Grigol Vashadze mengutarakan kekhawatirannya atas latihan militer skala besar yang digelar Rusia di dekat Georgia pada tahun ini.

"Kami sudah berkali-kali mengimbau Rusia agar mereka memberitahu detil latihan ini. Namun, tidak ada jawaban yang diberikan oleh Rusia," ujar Vashadze, seperti dikutip Trend, Kamis (5/4/2012).

Vashadze mengingatkan bahwa komunitas internasional nampak khawatir dengan adanya latihan militer yang sering disebut dengan nama Caucasus 2012. Parlemen Georgia menjelaskan, latihan militer itu harus diketahui oleh negara-negara Barat.

Latihan militer Caucasus 2012 akan digelar di wilayah Georgia yakni Ossetia Selatan dan Abkhazia. Waktu dari penyelenggaraan latihan militer besar itu juga bertepatan dengan pemilihan umum Parlemen Georgia. Kementerian Luar Negeri Georgia sempat menuding Rusia hendak mempersenjatai Abhkazia dan Ossetia Selatan lewat latihan militer tersebut.

Hingga saat ini, Georgia menilai, Rusia adalah negara agresif yang mencoba untuk melebarkan pengaruhnya ke negara lain. Georgia juga mengatakan, Rusia adalah sumber dari segala bentuk ketegangan dalam interaksi antar-negara.

Ketegangan antara kedua negara itu masih dirasakan meski peperangan sudah berakhir. Meski banyak negara yang enggan mengakui Ossetia Selatan dan Abkhazia sebagai negara merdeka, kedua negara itu mendapatkan pengakuan dari Negeri Beruang Merah. Rusia juga masih belum memiliki niat untuk menyambung kembali hubungan diplomatiknya dengan Georgia.
Continue reading →

Rusia Pesan 20 Unit MiG-29 Varian Kapal Induk

0 komentar
Kementerian Pertahanan Rusia telah menandatangangi kontrak pengadaan 20 unit pesawat tempur MiG-29K dan MiG-29KUB untuk melengkapi armada penerbangan angkatan lautnya.

"Menteri Pertahanan Anatoly Serdyukov dan Direktur Umum MiG Sergei Korotkov telah menandatangani kontrak pengadaan MiG-29K dan MiG-29KUB yang dioperasikan dari kapal induk," demikian dinyatakan pihak pabrikan pesawat MiG, Rabu (29/2/2012).

MiG-29K (kursi tunggal) dan MiG-29KUB (kursi tandem) adalah varian khusus MiG-29 yang dioperasikan dari kapal induk. Dibanding versi standarnya, MiG-29 varian ini dilengkapi sayap yang bisa dilipat, kait penahan untuk membantu pengereman saat mendarat di kapal induk, kerangka pesawat yang diperkuat, dan kemampuan tempur multiperan dengan dilengkapi rudal udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan.

Pesawat itu akan dioperasikan dari satu-satunya kapal induk yang masih dimiliki Rusia, yakni Admiral Kuznetsov, yang menjadi bagian dari Armada Utara AL Rusia. Selama ini, AL Rusia mengoperasikan pesawat Sukhoi Su-33 dari kapal induk tersebut.  
Continue reading →

Pesawat Siluman Rusia Superpintar

0 komentar
SUKHOI T-50, jet tempur berteknologi stealth (siluman) milik Rusia baru saja diluncurkan dalam pameran dirgantara MAKS-2011 di Moskow, Rabu (17/8).

Pesawat tersebut masih dalam pengembangan, sehingga sebagian besar spesifikasi teknisnya rahasia.

Pesawat tempur siluman Rusia itu disebut-sebut akan menjadi pesaing tangguh F22 Raptor milik Amerika Serika (AS).



Untuk penggemar penerbangan di Rusia, T-50 kerap disebut dengan PAK FA (singkatan dalam bahasa Rusia untuk sistem canggih pesawat garda depan).

Jet tempur itu masih terus dikembangkan biro desain Sukhoi di bawah pengawasan United Aircraft Corporation. Seluruh proyek dilakukan secara rahasia. Saking rahasianya, pejabat United Aircraft mengatakan tidak bisa berbicara kepada media tentang T-50.

Meskipun informasinya masih samar, jet tempur PAK FA tetap menjadi prioritas utama bagi industri pesawat di Rusia.

"AS dan Rusia adalah dua negara di dunia yang memiliki potensi teknologi untuk melaksanakan proyek besar berskala nasional untuk mengembangkan jet tempur generasi kelima," kata Igor Korotchenko, Direktur Centre for Analysis of World Arms Trade, seperti dikutip Russia Today, Jumat (19/8).

"Faktanya, Rusia telah menunjukkan dua model baru di pameran dirgantara MAKS-2011. Ini bukti kuat bahwa teknologi penerbangan Rusia dalam keadaan sangat baik."

Sukhoi T-50 dilaporkan bisa melakukan tugas tempur dalam kondisi cuaca apa pun dan di setiap waktu. Ia bisa menampilkan lapisan pelindung khusus yang mampu mereduksi pantauan radar anti-pesawat. Pesawat ini juga mampu terbang pada kecepatan supersonik.

"Ini jet tempur generasi baru, jauh lebih nyaman untuk terbang. Semuanya dirancang untuk keamanan. Ia bisa terbang rendah dengan aman, bahkan meski mendekati kecepatan nol. Ia pun aman meski harus terbang dengan ekor terlebih dulu. Lingkungan data di kokpit juga baru. Pesawat tempur ini memberi dukungan data intelijen kepada pilot,” kata Sergey Bogdan, salah seorang pilot yang menguji PAK FA.

Pengembangan T-50 baru tuntas pada 2015. Dan inilah masalahnya. Ketika pengembangan tuntas, pesawat tempur Rusia generasi kelima itu akan memberi waktu bagi F-22 dan F-35 AS untuk mengembangkan kemampuan siluman dan manuvernya.
Continue reading →

Rusia Siap Pasarkan 1.000 Unit Sukhoi T-50 PAK FA

0 komentar
PAMER teknologi militer tengah berlangsung antara China dan Rusia. Belum lama ini, China berkoar-koar tentang kehebatan pesawat jet tempur J-20.

Tak mau kalah, Rusia balik membalas China dengan menyatakan siap menjual 1.000 unit jet tempur Sukhoi T-50 PAK FA ke pelosok dunia.

Dalam pameran aviasi di Moskow belum lama ini, Rusia menantang efektifitas jet tempur China dan harga yang katanya lebih murah 50 persen ketimbang T-50 PAK FA.



Menurut kabar yang beredar, Sukhoi T-50 PAK FA dibanderol antara US$ 87-100 juta per unit tanpa senjata. Harga bisa mencapai US$ 295-356 juta jika dilengkapi senjata.

Informasi dari Webtech menyebutkan, J-20 yang berbadan lebar dapat mengangkut sejumlah misil antarudara jarak jauh dan dekat (AAM) dan memiliki dua kompartemen kecil penyimpanan senjata di belakang inlet internal untuk menembakkan misil jarak dekat (AAMs).

Sedangkan PAK FA dilaporkan mampu mengangkut senjata 7.500 kilogram, seperti cannon (GSh-301) sebanyak 30 mm. Sukhoi jenis ini juga memiliki dua inlet internal selebar 4,6-4,7 meter kali 1-1,1 meter untuk menembakkan rudal jarak pendek (AAMs).

Dengan segala kehebatannya, Sukhoi T-50 PAK FA ini juga memiliki dua KH38M atau KH58 USHK misil darat per senjata, serta dapat mengangkut dua senjata anti-AWACS dengan jangkauan hingga 400 kilometer.

Sejauh ini, Sukhoi T-50 PAK FA yang sudah beredar mencapai 200 unit. Mereka mayoritas digunakan Angkatan Udara Rusia dan India.

Sejumlah negara memastikan membeli pesawat canggih itu untuk memperkuat armada AU mereka. Negara-negara itu termasuk Argentina, Brasil, Venezuela, Aljazair, Suriah, dan Kazakhstan.

Korea Selatan juga dikabarkan melirik kehebatan PAK FA. Rencananya, pesawat-pesawat itu akan dikirimkan kepada pembelinya setelah 2025.

Meski tidak ‘secanggih’ F-22 Raptor, Sukhoi T-50 PAK FA dirancang lebih gesit bermanuver ketimbang pesawat-pesawat tempur generasi kelima lainnya.

Sebagai informasi, Indonesia juga memiliki 10 pesawat tempur Sukhoi, tapi bukan berjenis T-50 PAK FA.
Continue reading →

Rusia Dapatkan 10 Kapal Selam Bertenaga Diesel

0 komentar
ANGKATAN Laut Rusia akan mendapatkan sekitar sepuluh kapal selam baru bertenaga diesel hingga 2020, kata juru bicara Angkatan Laut kepada Itar-Tass pada Sabtu.

Seiring dengan pembangunan kapal selam nuklir strategis dan serbaguna Rusia, kata dia, Departemen Pertahanan berencana melakukan perombakan armada kapal selam bertenaga diesel.

"Sampai tahun 2020, Angkatan Laut Rusia harus mendapatkan delapan atau sepuluh kapal selam bertenaga diesel. Kebanyakan dari mereka diperkirakan akan dikirim ke Armada Laut Hitam," katanya.


Markas besar Angkatan Laut Rusia berharap untuk menggunakan kapal selam bertenaga diesel sebagai komponen penting dalam kelompok angkatan laut di semenanjung dan bagian kepulauan.

"Komponen ini akan diintegrasikan ke dalam sistem manajemen umum dari angkatan bersenjata Rusia. Kapal selam bertenaga diesel akan digunakan di wilayah-wilayah laut, di mana tidak mungkin bisa menggunakan kapal selam bertenaga nuklir," kata juru bicara itu.

Kapal selam bertenaga diesel dirancang untuk memenuhi perang anti-kapal selam dan misi perang anti-permukaan di laut terbuka dan daerah terlarang.

"Kapal selam diesel yang sedang dibangun akan memiliki kapasitas modernisasi yang sesuai, yang akan memungkinkan untuk kembali melengkapi mereka dengan fasilitas radio baru elektronik dan senjata," katanya dikutip Itar Tass.
Continue reading →

Rusia Siap Uji Terbang 14 Pesawat Tempur Sukhoi T-50

0 komentar
JUMLAH pesawat tempur generasi ke-lima Sukhoi T-50 PAK akan ditambah menjadi 14 unit dari sekarang yang cuma tiga unit. Rusia memutuskan menambah jumlah pesawat tempur berteknologi paling canggih di dunia itu untuk uji terbang mendalam.

Panglima Angkatan Udara Rusia, Alexander Zelin, Senin, menurut RIA Novosti, mengatakan, "Sudah terdapat tiga pesawat tempur yang turut dalam uji terbang, tiga lainnya diperkirakan diuji coba dalam waktu dekat. Seluruh jumlah pesawat untuk uji terbang sebanyak 14 unit."




Sukhoi T-50 dikembangkan dalam program PAK FA atau Perspektivny Aviatsionny Kompleks Frontovoy Aviatsii (Prospective Airborne Complex of Frontline Aviation) di biro rancang pesawat terbang Sukhoi.

T-50 PAK FA tampil pertama kali kepada masyarakat saat Pameran Kedirgantaraan MAKS-2011 dekat Moskow pada 17 Agustus 2011.

Petempur yang dikembangkan bersama mitra dari India --Hindustan Aeronautics Limited (HAL)-- tersebut melakukan terbang perdananya di Rusia wilayah timur pada awal 2010.

Zelin juga mengatakan T-50 milik Rusia melampaui kemampuan pesawat asal Amerika Serikat dan China. Mampu terbang dalam kecepatan 2,2 kecepatan suara dalam mode stealth adalah kemampuan dasar bagi T-50 PAK FA itu.

Untuk pertempuran jarak dekat, manuver Pugachev atau Cobra seperti yang bisa dilakukan Su-27 atau Su-30 Flanker, sangat mudah dilakukan T-50 PAK FA yang sudah menerapkan sistem navigasi dan manajemen tempur melalui fasilitas helm dan visi di mata pilot.

"Setelah menganalisa perbandingan sifat pesawat dengan asal China kami menyimpulkan T-50 PAK FA melampaui kemampuan pesawat F-22 Raptor milik AS dan pesawat siluman J-20 tersebut dalam hal kecepatan maksimum, jarak terbang, berat maksimal saat lepas landas, dan nilai daya angkut maksimal," tambah Zelin, dikutip Antara.

Rusia telah mengembangkan petempur generasi kelimanya sejak 1990-an. Sejumlah pejabat tinggi militer Rusia menyebutkan jet tempur siluman itu --jarak terbang hingga 5.500 kilometer pada versi standar tanpa tangki cadangan-- bisa memasuki masa bakti di AU Rusia pada 2015.

Menurut data RIA Novosti, Sukhoi T-50 PAK FA menggunakan mesin ganda Saturn 117S (AL-41F1A) TRDDF turbo jet menggunakan afterburners dengan durasi terbang maksimal selama tiga jam.

Arsenal pesawat tersebut diantaranya telah memodifikasi kanon GSH-301 dengan peluru berdiameter 30 milimeter dengan menambah jumlah putaran letupan dan tenaga dorong.

Selain itu T-50 memiliki 10 cantelan senjata untuk roket dan bom serta bisa di sesuaikan dengan cantelan roket tambahan sehingga kawasan target bisa lebih ditingkatkan.

"Pengoperasian T-50 akan lebih murah 100 juta dolar AS atau 2,5 kali lebih murah dari pengoperasian F-22 Raptor buatan Lockheed Martin dan Boeing," demikian dikutip RIA Novosti.
Continue reading →

Rusia Waspadai Kemungkinan AS-Israel Serang Iran

0 komentar
MOSKOW -- Rusia membuat persiapan untuk menanggapi serangan militer Israel atau AS terhadap Iran pada tahun 2012 ini.

Menurut World Tribune, Kremlin telah memerintahkan pasukan militernya untuk merancang setiap serangan pada fasilitas nuklir Iran.

Laporan itu juga menambahkan bahwa Kementerian Pertahanan Rusia telah mendirikan fasilitas untuk memantau Teheran sebagai sekutu dekat Moskow dan mitra dagang. "Iran telah menjadi fokus utama Kremlin, bahkan Departemen Pertahanan telah mendirikan sebuah pusat untuk memonitor situasi di Iran dan seluruh Timur Tengah," kata Kepala Staf Umum Rusia, Nikolai Makarov, seperti dikutip press tv.


Jenderal Rusia menambahkan bahwa tekanan internasional terhadap Iran atas program nuklir negara itu telah berkembang dan dapat diikuti dengan aksi militer. "Kami dulu punya seorang jenderal yang bertugas setiap saat untuk menerima perintah. Sekarang, kami telah membuat sebuah pusat situasi yang menerima semua informasi yang diperlukan secara real-time, "tambahnya.

Menurut World Tribune, Amerika Serikat juga telah meningkatkan pemantauan Israel terhadap Iran karena khawatir akan terjadi perang regional pada tahun 2012 ini.

Amerika Serikat dan Israel menuduh Teheran mengejar tujuan militer dalam program nuklirnya. Di bawah dalih ini, Washington dan Tel Aviv telah berulang kali mengancam Tehrean dengan "pilihan" serangan militer terhadap fasilitas nuklirnya.

Pada tanggal 9 Februari lalu, Menteri Luar Negeri Israel, Avigdor Lieberman sekali lagi mengancam Teheran dengan serangan militer atas program nuklir Republik Islam itu. "Israel memiliki banyak pilihan cara, ketika dunia sanksi internasional gagal membujuk Iran untuk menghentikan program nuklirnya," kata pejabat Israel utusan PBB di New York.
Continue reading →

75 Persen Militer Rusia Adalah Muslim

0 komentar
Berdasarkan laporan Kantor Berita Rusia, RIA Novosti, merujuk polling yang telah dilakukan akhir-akhir ini, 75 persen militer Rusia sangat komitmen memegang ajaran agama. Prosentasi keislaman para pejabat militer juga selalu bertambah.

Menurut penuturan kepala Badan Spionase Rusia, di kamp-kamp militer terdapat sebanyak 46 pusat keagamaan, baik masjid maupun gereja. Muslimin dari kalangan militer ini konsisten melakukan ibadah di masjid.



RIA Novosti melanjutkan, Islam adalah agama besar kedua di Rusia. Islam masuk ke Rusia pada abad ke-8 Hijriah dan hingga sekarang, sudah sekitar 1400 tahun agama ini eksis di negara ini. Di pesisir Welga, Islam telah memasuki Rusia 100 tahun lebih cepat dibandingkan Kristen Ortodoks. Pada saat ini, sekitar 15 hingga 24 juta jiwa penduduk Rusia beragama Islam.

Continue reading →

Senjata Perang Militer Rusia

0 komentar
Senjata Perang Militer Rusia - Russia adalah negara terluas didunia, juga negara yang jumlah senjata daratnya terbanyak didunia yaitu sejumlah 79,985. 22.800 adalah Tank, sementara Indonesia hanya punya 425 Tank dan total 2,122 senjata di daratan, Russia memiliki total sebanyak 526 Mesin Perang Angkatan Laut dan memiliki 3,888 angkatan udara, Russia juga memiliki sekitar 1,2 Juta Personil Militer. Russia merupakan produsen senjata terbesar ke-2 di dunia setelah Amerika. Dan selama sejarah militer Russia/Uni Soviet hanya pernah mengalami 3 kali kekalahan dalam  perang, yaitu perang Chechnya, 1905 lawan Jepang, dan Invasi Afghanistan.

Continue reading →

Kapal Perang Rusia Ajak Latihan Anti Perompakan

0 komentar
Demi mempererat tali persahabatan, tiga kapal perang dari Rusia datang ke Indonesia dan bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak Terminal Jamrud Utara, Kamis (19/1). Mereka akan berbagi ilmu tentang penanganan perompak dengan TNI AL hingga Minggu (22/1/2012).

Ketiga kapal perang Rusia itu masing-masing bernama Admiral Pantelev (tipe kapal buru selam), Fotiv Krylov (kapal penyelamat tunda), dan Boris Butoma (kapal tangki laut). Mereka bersandar di Terminal Jamrud Utara sekitar pukul 10.00 WIB, dan kapal perang Admiral Pantelev berada di posisi sandar terdekat di Tanjung Perak.

Begitu sandar, Dubes Rusia untuk Indonesia, Alexander Ivanov dan petinggi Lantamal V Surabaya menyambut mereka. Tarian Remo juga mengiringi kedatangan 68 perwira dan 240 bintara serta tamtama dari Negeri Beruang Merah itu.

Asisten Operasi (Asops) Danlantamal V Kol Laut (P) Maman Firmansyah mengungkapkan, pihaknya memang hanya menyambut kedatangan tiga kapal itu, baik ketika sandar maupun bertolak. Kapal perang Indonesia mengawal mereka sejak dari Selat Malaka hingga di Tanjung Perak. “Kami akan terus mengawal mereka hingga perbatasan Indonesia,” tukasnya kepada Surya, Kamis (19/1/2012).

Dari penjelasannya, tiga kapal perang Rusia itu sebelumnya patroli di perairan lepas dan mampir ke Indonesia. Selain sandar di Tanjung Perak, orang Rusia juga meminta latihan bersama terkait penanganan anti perompakan. “Mereka memang minta latihan bersama. Kami tentu merespon positif.
Meski punya prosedur sendiri tentang penanganan anti perompakan, tapi kalau ilmu dari Rusia ini bagus, tentu akan digunakan,” katanya.

Selama ini TNI AL sudah menggelar latihan bersama dengan tentara Rusia sebanyak tiga kali selama 2010. Yang pertama dihelat di Makasar, lalu di Jakarta dan rencananya di Surabaya ini.
Continue reading →

Rusia Gelar Latihan Militer Terbesar Dekat Perbatasan Utara Iran

0 komentar
Rusia kelihatannya mulai beraksi secara kongkrit terhadap krisis kawasan Teluk yang semakin memanas menyusul upaya memperketat sanksi terhadap Iran,yang ditanggapi Iran dengan ancaman akan menutup Selat Hourmuz.

Selamnjutnya Iran melakukan latihan militernya terbesar juga selama sepuluh hari di timur Selat Hourmuz ,dan latihan militer terbesar Iran yang dinamakan Velayat 90 itu akan dilanjutkan beberapa hari kedepan di kawasan yang sama pula yang akan melibatkan pasukan pengawal revolusi Iran.

Ketegangan semakin meningkat karena reaksi Washington  yang akan membuka paksa Selat Hourmuz  seiring mengirimkan   berbagaia mesin perangnya ke kaw2asan Teluk,misalnya dengan mempersenjatai UAE,menempatkan 15.000 serdadunya di Kuweit dan juga mengirimkan 84 pesawat tempurnya ke Arab Saudi.

Selain itu Paman Sam juga memperkuat pangkalan militernya di Bahrain,dan disana akan selalu di pantau oleh Kapal Induknya USS  John Stennis,dan minggu lkalu paling tidak dua Kapal Induk AS sudah berada sekitar perairan Teluk,yakni USS  Abraham Lincoln dan USS Carl Vinson,seiring menggelar latihan militer bersama Israel dengan kode Calengge  tersebut.Sekarang ribuan pasukan Paman Sam sudah berada di Israel, untuk mengadakan latihan penembakan rudal itu.

Dalam menanggapi ketegangan tersebut yang semakin meningkat,maka Rusia sebagai pendukung utama Iran  juga akan menggelar latihan militer besar-besaran di utara perbatasan Iran.Latihan terbesar yang pernah di adakan oleh Rusia  yang akan diselenggarakan di wilayah Rusia selatan,Abkhasia,Ossetia selatan hingga Armenia. Latihan militer  yang dianamakan dengan Kaukasia 2012 itu sebagai realisasi pesan  keras Moskow minggu lalu,bahwa intervensi terhadap Iran juga dianggap mengancam Rusia.

Selain itu manuver militer Rusia dekat perbatasan Iran itu jelas sebagai pesan kepada Washington dan Tel Aviv supaya mengurungkan aksinya itu.Menurut informasi dari Moskow,bahwa latihan militer Rusia itu dilaakuakan sebagai persiapan untuk menghadapi eskalasi konflik yang makin meninggi di kawasan teluk antara AS dan Israel disatu pihak dan Iran di pihak lainnya.

Krisis kawasan teluk Parsia kelihatannya semakin mengkhawatirkan,karena Israel senantiasa mendorong Washington supaya meneyerbu Iran sebagai dalih untuk menghancurkan reaktor nuklir Teheran tersebut. Hakl ini sangat mengkhawatirkan ,karena jika perang pecah di Teluk maka ladang-ladang minyak di kawasan akan terganggu hingga mengganggu suplainya sekitar 40 persen  minyak dunia yang di kirim melalui Selat Hourmuz keberbagai kawasan dunia lainnya.Konsekuwensinya harganya membungbung tinggi,yang akan memukul telak negara-negara Eropa sendiri yang sedang dilanda krisis zona Euro ,begitu juga AS yang sedang terbelit hutang. Apakah mereka menyadarinya ?
Continue reading →