Tampilkan postingan dengan label Minustah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Minustah. Tampilkan semua postingan

Pembuatan Module Prefab di Gonaives

0 komentar
(Gonaives-Haiti, 12/4/12). Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXII-A/MINUSTAH (Mission des Nations Unies pour la Stabilisation en Haïti – MINUSTAH) Haiti dengan lama 1 tahun Misi, dengan total personel 167 orang , melaksanakan pekerjaan pembuatan pre-fabricated module/korimek di downtown Gonaives.
Sesuai dengan Engineering Tasking Order (ETO) No. 041.01/MPC/2012 dari U-8 MINUSTAH. Indo Eng Coy melakukan pembangunan korimek yang diperuntukan untuk sarana kantor kehakiman pemerintah daerah Gonaives.

sp36-pic1
sp36-pic6

Lettu Czi Mochamad Sholeh dengan Tim Konstruksinya melaksanakan pekerjaan pembuatan pre-fabricated module/korimek tersebut. Dantim pekerjaan, Lettu Sholeh menyampaikan bahwa pekerjaan ini dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Dukungan dan semangat kerja para rekan-rekan dalam Tim menjadi faktor utama disamping ketepatan waktu datangnya material pre-fab dari MINUSTAH juga sangat berpengaruh.
Selain itu, dukungan dan antusiasisme dari masyarakat local juga menjadi penentu kelancaran pekerjaan selesai tepat pada waktunya. Tetap diperlukan pengamanan selama bekerja terhadap adanya gesekan atau ketidakpuasan dari pihak-pihak tertentu terhadap kehadiran MINUSTAH. Akan tetapi pada kenyataannya sampai saat ini keberadaan Indo Eng Coy mendapat sambutan baik dari seluruh masyarakat Gonaives.

sp36-pic2
sp36-pic3
sp36-pic5
sp36-pic4

Pembangunan sarana kantor kehakiman ini merupakan bantuan dari MINUSTAH untuk pemerintahan daerah Gonaives. Dengan adanya sarana yang baru semoga akan dapat meningkatkan kinerja dan kelancaran kegiatan penegakkan aturan hukum dan disiplin di Kota Gonaives. Nomor : SP-35/IV/KONGA XXXII-A MINUSTAH/PEN

sumber : pralangga.org
Continue reading →

TNI Bangun Saluran Air Warga Haiti

0 komentar
Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXII-A/MINUSTAH,  Indonesia Engineering Company (Indo Eng Coy) membangun gorong-gorong di daerah Gonaives-Haiti, Minggu (15/4/2012).

Menurut Dansatgas Letkol Czi Winarno, secara tertulis diterima CitraIndonesia.Com, Senin (16/4/2012), pembangunan drainase/gorong-gorong untuk pembuangan air di daerah pemukiman masyarakat Gonaives.

“Secara teknis, pembuatan gorong-gorong dapat berjalan lancar dan sesuai rencana. Selain itu, dukungan dan antusiasisme dari masyarakat lokal juga menjadi penentu kelancaran pekerjaan tersebut selesai tepat pada waktunya”, ujar Dansatgas.


Ditambahkan Dansatgas, pembuatan gorong-gorong atau saluran pembuangan air ini sangat penting artinya bagi masyarakat Gonaives.

Karena akan memperkecil resiko terjadinya genangan air pada saat musim hujan di Haiti. Selain itu, dari faktor kebersihan dan kesehatan juga akan terjaga.
Continue reading →

Pimpinan Minustah Kunjungi Camp TNI di Haiti

0 komentar
Pimpinan tertinggi UN Minustah – Spesial Representative of Secretaris General (SRSG), Mr. Mariano Fernandes, melakukan kunjungan ke Bumi Garuda Indonesia di Gonaives-Haiti yang merupakan Camp Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXII-A/Minustah.

Pimpinan Minustah Kunjungi Camp TNI di Haiti
 
Dalam kunjungannya, Mr. Marino didampingi oleh Force Commander Major General Luiz Ramos, Chief of Staff Kolonel Steve Charpenthier dan U-8 (Chief of Engineering Section) Kolonel Ivan Oliviera disambut langsung oleh Dansatgas Letkol Czi Winarno dengan jajar kehormatan. (Puspen TNI)
 
Pimpinan Minustah Kunjungi Camp TNI di Haiti
 
Kedatangan Mr. Marino dan rombongan berkaitan dengan ketertarikan SRSG dengan Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXII-A/Minustah yang merupakan Kontingen Indonesia pertama di Haiti, karena sudah mampu membuat Camp sendiri dengan cepat dan tepat waktu. (Puspen TNI)
 
Pimpinan Minustah Kunjungi Camp TNI di Haiti
 
Secara keseluruhan, pimpinan Minustah dan rombongan merasa puas dan bangga dengan kehadiran Indonesia di Haiti dan sudah banyak menunjukkan hasil yang memuaskan dari tugas-tugas engineering. (Puspen TNI)
Continue reading →

Satgas Kizi TNI Bantu Air Bersih Bagi Masyarakat Gonaives di Haiti

0 komentar
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXII-A/Minustah atau Indonesia Engineering Company (Indo Eng Coy) yang tengah melaksanakan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Haiti selama satu tahun pada misi MINUSTAH (Mission des Nations Unies pour la Stabilisation en Haïti) dalam rangka rekonstruksi dan rehabilitasi daerah yang terkena dampak bencana gempa bumi, memberikan bantuan air bersih bagi masyarakat Gonaives-Haiti, Minggu (1/4/2012).
Pemberian bantuan air bersih dipimpin Lettu Czi Martin Novence selaku Tim Konstruksi Indo Eng Coy yang juga melakukan pekerjaan pembuatan drainase/gorong-gorong sesuai ETO (Engineering Tasking Order) dari MINUSTAH. 

Kebutuhan akan air bersih betul-betul menjadi hal utama bagi masyarakat Gonaives. Kondisi daerah yang panas dan tandus menyebabkan sulitnya mendapat sumber air bersih untuk kebutuhan hidup, hal ini tentu akan menyebabkan lingkungan yang tidak bersih dan akan menimbulkan sumber penyakit.
Melihat dari kondisi itulah, Indo Eng Coy memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat Gonaives, paling tidak dapat mengurangi beban masyarakat akan kebutuhan air bersih. Kegiatan ini mendapat antusias dan sambutan positif dari seluruh masyarakat, mereka berbondong-bondong datang mengantri untuk mendapat dukungan air bersih yang siap digunakan untuk kebutuhan hidup. Kegiatan berjalan dengan lancar dan semua masyarakat mendapat bantuan air secara merata.
Kegiatan ini senada dengan upaya Minustah yang menekankan misi Minustah selain sesuai Tasking Order (TO) juga harus di barengi dengan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan Masyarakat Haiti. Dengan demikian, secara kontinyu keberadaan Minustah diterima dan diharapkan oleh rakyat Haiti.
Continue reading →

Pejabat MINUSTAH menerima delegasi pemerintah Jepang

0 komentar
Sebuah delegasi perwakilan dari Kementerian Jepang Pertahanan dan Luar Negeri bertemu pada 9 April di Port-au-Prince, Wakil Khusus Sekretaris Jenderal PBB di Haiti dan Kepala MINUSTAH, Mr Mariano Fernandez Amunátegui, dan Koordinator Perwakilan dan Kemanusiaan Wakil khusus, Mr Nigel Fisher.

 
Fokus pembahasan, maka berbagai kegiatan kontingen Jepang, termasuk kontingen dari teknik dan kebutuhan untuk mempertahankan kehadiran mereka di Haiti, mengingat situasi politik dan kemanusiaan saat ini. Mengekspresikan kepuasan mendalam dengan keseriusan dan profesionalisme Engineering Society of Japan (JAPENGCOY), MM. Fernandez dan Fisher melaporkan bahwa meskipun kemajuan yang signifikan di Haiti sejak gempa, negara ini masih perlu bergantung pada kemampuan saat ini tersedia untuk mengatasi epidemi kolera atau situasi darurat lainnya, lebih terutama mengingat tantangan yang ditimbulkan oleh banding terakhir untuk dana.
 
Delegasi Jepang juga dibahas dengan pimpinan MINUSTAH pilihan yang berbeda untuk transfer bertahap keahlian di bidang teknik dan manajemen di Departemen Pekerjaan Umum dan mitra lain yang terlibat dalam pekerjaan rekayasa dilakukan melalui JAPENGCOY.



Les responsables de la MINUSTAH reçoivent une délégation gouvernementale japonaise


Une délégation de représentants des ministères japonais de la Défense et des Affaires étrangères a rencontré, le 9 avril à Port-au-Prince, le Représentant spécial du Secrétaire général des Nations Unies en Haïti et chef de la MINUSTAH, M. Mariano Fernández Amunátegui, ainsi que le Représentant spécial adjoint et Coordonnateur humanitaire, M. Nigel Fisher.

Au centre des discussions, les différentes activités du contingent japonais, notamment le contingent d’ingénierie et la nécessité de maintenir leur présence en Haïti, compte tenu de la situation politique et humanitaire actuelle. Exprimant leur vive satisfaction à l’égard du sérieux et du professionnalisme de la Compagnie de Génie Japonaise (JAPENGCOY), MM. Fernandez et Fisher ont indiqué que malgré les progrès significatifs enregistrés en Haïti depuis le tremblement de terre, le pays avait encore besoin de compter sur les capacités actuellement disponibles pour répondre à l’épidémie du choléra ou à d’autres situations d’urgence, plus particulièrement en raison des défis posés par le récent appel de fonds.
La délégation japonaise a également examiné avec le leadership de la MINUSTAH différentes options relatives au transfert graduel d’expertise en matière d’ingénierie et de gestion au ministère des Travaux publics et aux autres partenaires impliqués dans les travaux d’ingénierie qu’exécute JAPENGCOY.
 
Continue reading →

Sud-est : Aturan hukum di pusat dua hari pembicaraan

0 komentar
Kota dari Grand Anse Gosier dan Thiotte-à-Pitre host di 10 dan 11 April 2012 serangkaian pertemuan pada aturan hukum dan prinsip-prinsip kelembagaan sebagai bagian dari Proyek Dampak Cepat (QIP) didanai oleh MINUSTAH untuk lagu sekitar 11.000 dolar AS dan ditujukan untuk 10 kota di Tenggara. Tujuannya adalah untuk menyediakan kerangka kerja untuk pertukaran untuk membuat sketsa garis-garis pola pikir dan solusi.
 
 
Di bawah kepemimpinan Bagian Urusan Sipil dari Kantor Wilayah untuk Tenggara MINUSTAH, anggota asosiasi lokal dan organisasi masyarakat sipil diundang selama dua hari, untuk membahas keprihatinan mereka tentang keadaan hukum dan prinsip-prinsip kelembagaan kepada pemerintah daerah, termasuk perwakilan kekuasaan eksekutif di Tenggara, Pierre Michel Lafontant, Komisaris Pemerintah Jacmel, Jean Antoine Féhaud Direktur Departemen dan Deputi Kepolisian Haiti (PNH), Komisaris Kota Tercinta Peter Romero.

Untuk Mr Lafontant, "adalah aturan hukum sebuah proses yang membangun dan harus orang-orang dan pihak berwenang di tempat bekerja untuk menyoroti prinsip untuk memfungsikan lembaga republik."

Meningkatkan jumlah polisi di Komisaris untuk menarik dari peredaran senjata ilegal, membangun rumah baru untuk Pengadilan Perdamaian dan mendirikan sebuah representasi dari Direktorat Jenderal Pajak untuk mengumpulkan pajak dari pembayar pajak, itu adalah poin poin oleh penduduk kota dari Grand Gosier.

Pada Anse-à-Pitre, gambar yang lebih terang dengan kejahatan seperti diidentifikasi, rasa tidak aman dan tindakan berulang yang tidak sesuai dengan hak-hak warga Haiti oleh Dominikan.

Seperti dalam dua kekurangan pertama umum juga diamati pada Thiotte untuk akses ke keadilan, intrusi sebelum waktunya politik dalam kehidupan sosial, jarak untuk pergi ke Penuntutan Jacmel atau ketidakpatuhan hak-hak perempuan.

Berdasarkan rekomendasi pada akhir pertemuan ini, kita harus ingat permohonan Komisaris Pemerintah untuk pembangunan Pengadilan Negeri di kota kecil dari Belle Anse yang dapat melayani kota Belle-Anse, Grand Gosier, Thiotte dan Anse-à-Pitre dan yang dari Pengadilan Banding untuk Departemen Tenggara. Karena sangat sering, berperkara ditinggalkan percobaan mereka terus-menerus karena kurangnya sarana untuk sampai ke Port-au-Prince untuk membawa kasus naik banding.
Populasi Anse-la-Pitre, dia menuntut adanya unit HNP khusus untuk melindunginya sementara pemantauan daerah perbatasan. Mereka juga ingin membangun pasar.

Pada tahun 2011 sudah, kota Besi Hill, dan Belle-Anse Marbial menjadi tuan rumah pertemuan dari jenis ini. Bainet, Lavallée, Cayes-Jacmel Marigot harus menutup proyek.
Continue reading →

Peresmian Bangunan Sementara Akademi Polisi Nasional Its

0 komentar
Pada Rabu, April 11, 2012, dihadiri oleh Duta Besar Kanada Henri-Paul Normandin, Wakil Chef de Kabinet Presiden Republik Haiti, Ms Valerie Ann-Timotius Milford, Direktur Jenderal Kepolisian Nasional Haiti (PNH) Mario Andresol, Kepala Kerjasama Kanada, Dominique Rossetti, dan Wakil Khusus Sekretaris Jenderal PBB di Haiti, Mariano Fernandez Amunátegui, diadakan di Direktorat Sekolah dan Pendidikan (DEFP ), juga dikenal sebagai National Police Academy, peresmian fasilitas sementara untuk pelatihan petugas senior HNP tersebut.



Bangunan-bangunan baru termasuk ruang kelas lainnya, ruang komputer, asrama, ruang pertemuan dan sebuah gedung perkantoran sambil menunggu pembangunan, dijadwalkan akan dimulai tahun ini, pusat pelatihan untuk petugas didanai oleh Kanada hingga 35 juta dolar Kanada (sekitar $ 35.194.733) di kotamadya Ganthier (Barat). Diharapkan kelompok dari 85 komisaris akan memulai pelatihan pada bulan Juni mendatang enam bulan.

Peluncuran ini juga bertepatan dengan konferensi yang diselenggarakan oleh Haiti dari 10-12 April 2012 dan yang dihadiri oleh sekelompok ahli dari 14 negara Francophone dari pelatihan polisi Francophone Internasional (Francopol).

Continue reading →

Satgas Kizi TNI Perbaiki Jalan 24 Km di Haiti

0 komentar
Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXII-A/MINUSTAH atau Indonesian Engineering Company (Indo Eng Coy) yang tengah melaksanakan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Haiti pada misi MINUSTAH (Mission des Nations Unies pour la Stabilisation en Haïti), kembali mendapat tugas dari U-8 MINUSTAH untuk memperbaiki jalan sepanjang 24 Km di Puilboreau Mountain, sepanjang daerah Ernnery – Plaisance, Haiti, Rabu (11/4/2012).
Menurut Lettu Czi Shobirin Setio Utomo yang memimpin pekerjaan ini mengatakan, perbaikan jalan di Puilboreau Mountain sesuai dengan Engineering Tasking Order (ETO) dari MINUSTAH berdasarkan ETO No. 030.01/MPC/2012. Sementara, bahan material untuk perbaikan jalan berupa pasir sungai atau Quarry Set diambil di sekitar daerah Ernnery dan sudah dilakukan perijinannya oleh pihak MINUSTAH dengan masyarakat setempat.
“Tingginya dataran dengan suhu udara yang cukup dingin di daerah Puilboreau, bukan merupakan kendala bagi prajurit TNI untuk tetap semangat bekerja memperbaiki jalan yang rusak tersebut. Akses jalan ini sangat penting bagi masyarakat Haiti dalam kehidupan sehari-hari, sehingga perbaikan jalan ini harus selesai dengan waktu yang telah ditetapkan oleh MINUSTAH dan menjadi prioritas”, kata Lettu Shobirin.
Selama proses pekerjaan perbaikan jalan Ernnery – Plaisance, prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI mendapat dukungan escort/pengamanan alat dan lalu lintas dari personel Batalyon Infanteri Kontingen Argentina yang merupakan tetangga Camp dari Indonesia di wilayah Gonaives-Haiti.
Sementara itu, Komandan Satgas Letkol Czi Winarno juga menegaskan kepada anggotanya untuk mengutamakan faktor keselamatan dan fokus dalam bekerja. Tingkat kewaspadaan tinggi harus diterapkan, karena jalan ini merupakan jalan nasional yang ramai oleh lalu lalang kendaraan dengan kecepatan tinggi.
Continue reading →