Tampilkan postingan dengan label TNI AL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TNI AL. Tampilkan semua postingan

TNI AL Gandeng Perguruan Tinggi Meneliti Kapal Perang Anti Radar

0 komentar
28 April 2012, Surabaya: Indonesia masih belum mandiri dalam bidang pertahanan dan alat utama sistem senjata (alutsista). Dengan berbekal keinginan yang kuat untuk mewujudkan kedaulatan sistem pertahanan nasional, ITS melalui Konsorsium Pengembangan Kapal Perang Nasional (KPKPN) menggagas pembuatan kapal perang anti radar.
Tak tanggung-tanggung, riset ini didanai pemerintah senilai Rp 1,8 Miliar tiap Tahunnya. ITS tak bekerja sendiri, mengingat riset ini adalah riset nasional, maka ITS dibantu oleh beberapa perguruan tinggi negeri lain. Yaitu Akademi Angkatan Laut (AAL), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Universitas Indonesia (UI), Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Konsorsium ini bermula dari workshop inisiasi bidang kapal perang yang dilaksanakan Agustus 2011 lalu. Dari workshop itulah ITS mengambil langkah lebih lanjut terkait penelitian kapal perang tersebut. Termasuk pembuatan proposal untuk kemudian diajukan ke pemerintah.
”Pembuatan proposal untuk konsorsium ini telah selesai sejak akhir tahun 2011,” ungkap Hendro Nurhadi Dipl Ing PhD, Ketua KPKPN. Baru seteleh itu, digelar workshop nasional bidang kapal perang pada akhir Februari lalu.
Penggarapan kapal perang ini dibagi menjadi tujuh kelompok kerja berdasarkan bagian kelengkapan kapal. Ketujuh kelompok kerja tersebut masing-masing menangani karakterisasi komposit, metalurgi fisik, ship standard and Mission Requirement, auto pilot, steering control, material untuk radar dan Combat Material System (CMS).
Dari pembagian tersebut, Mayor Laut (E) Oman Sukirman, M.T dari AAL berperan dalam kegiatan Ship Standard and Mission Requirement serta pengumpulan data primer, Prof. Dr. Kuncoro Diharjo dari UNS turut serta dalam pembuatan karakterisasi komposit. Sedangkan metalurgi fisik ditangani oleh Prof Dr Ir Bondan Tiara Sofyan dari UI.
“Kapal yang banyak sekarang ini sebagian besar merupakan produk-produk lama. Oleh karena itu, sangat disayangkan jika Indonesia terus menerus bergantung pada negeri lain padahal potensi dalam negeri sangat besar” papar Bpk. Mayor Oman dalam paparan sesi ke-2 workshop di Nasdec (22/2).
Keunggulan kapal perang ini nantinya yaitu dibuat dengan material anti radar. ”Anti radar baru pertama kali diterapkan di pesawat tempur Amerika. Konon wartawan tidak bisa mendekat dari jarak 100 meter,” jelas Drs Mochamad Zainuri M.Si yang juga ditemui saat konferensi pers diskusi ilmiah di Nasdec (22/2). Zainuri yang telah meneliti bahan anti radar sejak tahun 2005 itu mengungkapkan bahwa material anti radar yang digunakan pada kapal tersebut dibuat dari pasir besi. Hingga saat ini, material tersebut telah berhasil dibuat dan dapat menyerap radar hingga 99 persen.
“Kerjasama penelitian dengan perguruan tinggi besar, tentu sangat mengangkat bendera AAL dimata akademisi di seluruh Indonesia. Apalagi kerjasama besar ini hanya melibatkan perguruan tinggi yang memiliki peneliti-peneliti yang dianggap oleh Kementerian Ristek paling berkompeten” kata Gubernur AAL laksda TNI Agus Purwoto. Jenderal berbintang dua ini menegaskan pula bahwa dirinya sangat mendukung bentuk kerjasama ini apalagi bila melibatkan Kadet dan Dosen AAL secara aktif.
“Hal tersebut guna lebih meningkatkan kemampuan analisis para Dosen AAL maupun Kadet, serta lebih menimbulkan kemauan untuk mengembangkan Alutsista yang ada khususnya milik TNI AL” tegas orang nomor satu di AAL ini.
Continue reading →

TNI-AL Denpasar Tangkap Kapal Pemburu Ikan Napoleon

0 komentar
Denpasar, PelitaOnline - Personel Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Denpasar menangkap sebuah kapal pemburu ikan Napoleon yang merupakan satwa langka dan dilindungi.

"Kami menangkap Kapal Samudera Indah di perairan utara Bali. Mereka tertangkap membawa ikan langka tersebut," kata Komandan Lanal Denpasar Kolonel Laut (P) I Wayan Suarjaya, Kamis.

Dia menjelaskan bahwa tertangkapnya kapal tersebut berawal dari informasi yang diperoleh pihaknya bahwa ada nelayan yang membawa ikan langka tersebut dari Perairan Banggai, Sulawesi Tengah, menuju Pulau Bali.


Setiba di utara perairan Bali, tambah Suarjaya, kapal pun ditangkap petugas yang sedang patroli. Dari dalam kapal ditemukan 500 kilogram ikan Napoleon.

"Jenis ikan itu dilindungi undang-undang sebagai satwa langka. Selanjutnya kami akan lakukan penyidikan," ujarnya, dikutip Antara.

Pihaknya belum bisa memastikan kepada siapa ikan-ikan tersebut akan dijual, namun diduga ada pemasok dan penerimanya dari Bali, bahkan kemungkinan akan diekspor.

Selain mengamankan kapal ikan, lanjut Suarjaya, pihaknya akan memproses enam orang nelayan itu. Mereka akan dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Satwa dan Sumber Daya Alam.

Ikan Napoleon sendiri jika diperjualbelikan bisa mencapai jutaan rupiah per ekor.
Continue reading →

ALUTSISTA RI: Menakar Ambisi TNI AL Membeli Frigate Dari Inggris

0 komentar
Rencana pembelian 3 kapal light multi role light frigate ragam class oleh TNI AL dari Inggris senilai US$380 juta sepintas sangat masuk akal.

Harga tersebut jelas lebih murah dibandingkan harga korvet sigma class yang dibeli oleh TNI AL dari galangan kapal Naval Schelde, Vlissingen, Belanda dengan nilai mencapai total US$680 juta untuk empat kapal.

Meski dimensi persenjataan kapal korvet sigma class jelas lebih lengkap dengan 2x4 rudal anti serangan udara Mistral Tetral, meriam Oto Melara 76 mm dek depan dan samping kanan kiri 20 mm, 4 peluncur rudal permukaan Exocet MM40 Block II, 2 seluncur torpedo, komputerisasi persenjataan Thales Tacticos, radar 3 dimensi, radar pelacak Lirod Mk2, Sonar Thales Kinglip aktif pasif, sistem penghindar serangan Thales DR3000, dan Therma SKWS.   


Maklumlah, kapal frigat jenis ragam class ini sebenarnya bekas dan semula dipesan oleh Brunei Darussalam yang  dibangun di galangan kapal BAE Systems Naval Ships, Scotland  pada 2001.

Namun, setelah muncul masalah legal (versi lain menyebutkan terbatasnya jumlah personel Tentera Laut Diraja Brunei untuk mengoperasikan mesin perang ini), negara yang dipimpin oleh Sultan Hassanal Bolkiah tersebut memutuskan batal menggunakan kapal itu dan menjual kembali kapal perang tersebut.

Kapal frigate ragam class merupakan kapal yang memiliki kecepatan maksimal 30 knot yang dilengkapi sensor radar dan avionik buatan Thales, Prancis.

Selain itu, kapal ini dilengkapi dengan satu meriam 76 mm, dua meriam penangkis udara kaliber 30 mm, torpedo, Thales Sensors Cutlass 22, Rudal permukaan ke udara Sea Wolf, rudal Exocet MM40 Block IIyang berjangkauan 180 km, dan hanggar yang mampu menampung satu helikopter anti kapal selam jenisSikorsy S-70 Seahawk.

Kemampuan persenjataan yang sebenarnya standar apalagi dibandingkan sejumlah Kapal Republik Indonesia (KRI) lama seperti Frigate Kelas Van Speijk  yang dilengkapi dengan rudal Yakhont  buatan Rusia.

Maklumlah rudal tersebut sempat membuat gempar kekuatan militer di kawasan Asean setelah TNI AL sukses mengintegrasikan sistem rudal tersebut dengan sejumlah KRI yang dimilikinya dan sukses menggelar uji coba pada April tahun lalu.


Ada sejumlah poin penting yang perlu diperhatikan dalam proses pembelian kapal frigate jenis ragam class.

Pertama, pastikan Inggris tidak melakukan campur tangan dalam penggunaan kapal perang ini. Jangan sampai kejadian penggunan Tank Scorpion dan Panser Alvis Stormer buatan Alvis Vickers, Inggris oleh TNI ketika terjadi konflik di Aceh dipertanyakan dan bahkan dilarang oleh produsennya.

Selain itu, penggunaan pesawat Hawk MK-109 dan Hawk MK-209 buatan British Aerospace System (BAe) juga sempat mendapat hambatan dari Inggris ketika TNI menggelar operasi penumpasan Gerakan Aceh Merdeka.

Pengiriman pesawat Hawk ke Indonesia juga sempat mengalami masalah ketika terjadi konflik di Timtim yang saat itu masih tergabung dengan Indonesia. Kedua, memastikan TNI AL harus memastikan berhak melakukan perubahan terhadap kapal ini termasuk menginstalasi sistem persenjataan baru ke kapal perang tersebut.

Sistem persenjataan rudal yang ada di frigate ragam class didesain untuk jenis Exocet MM40 Block II. Tentu TNI AL berhak untuk misalnya menginstalasi sistem rudal Yakhont yang mempunyai daya ledak yang kuat maupun jangkauan yang lebih jauh.

Ketiga, harus dimaklumi apabila pembelian ini direalisasikan hanya bersifat solusi praktis terhadap keperluan pengadaan kapal tempur milik TNI AL. Sehingga jangan berharap ada proses alih teknologi mengingat barangnya sudah ada.

Artinya, terlepas dari proses pembelian frigate ragam class,  rencana pembuatan korvet nasional tentunya harus segera direalisasikan di PT PAL yang dilakukan melalui jalinan kerja sama dengan perusahaan galangan kapal Naval Schelde, Belanda.

Pembelian frigate ragam class jangan sampai mengganggu perencanaan TNI AL untuk membeli 4 kapal perusak kawal rudal dari PT PAL, 16 kapal cepat rudal jenis Trimaran dari galangan kapal lokal.

Selain itu terdapat rencana pembelian  2 kapal survei, 1 kapal latih pengganti KRI Dewaruci, 2 unit kapal survei hidro oseanografi maupun 12 kapal pendarat tank (landing ship tank).

TNI AL dan Kementerian Pertahanan tentu harus menyiapkan sumber pendanaan untuk pembelian kapal yang di luar rencana ini. Terakhir, pembelian dilakukan secara goverment to goverment dan jangan melibatkan pihak ketiga yang menimbulkan biaya tambahan yang tidak diperlukan. Jales Veva Jaya Mahe. 
Continue reading →

Perkuat Alutsista, TNI AL Beli 6 Pesawat ke PT DI

0 komentar
Komandan Pusat Penerbangan TNI AL, Laksamana Pertama Sugianto, membenarkan bahwa jajarannya melakukan pemesanan 6 unit pesawat kepada PT Dirgantara Indonesia. Pesawat-pesawat itu terdiri atas 3 unit CN 235 dan 3 unit helikopter Bell 412 EP.


Sugianto menjelaskan, pemesanan keenam pesawat tersebut merupakan bagian rencana penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Menurutnya, sampai 2014, TNI AL menyiapkan sejumlah rencana penambahan dan pemerkuatan alutsista. Namun, yang saat ini terealisasi yaitu baru pada helicopter BELL 412 EP.

Sementara itu, Humas PT Dirgantara Indonesia (DI), Rakhendi Triatna, mengungkapkan, saat ini, pihaknya menerima pemesanan pembuatan pesawat dari berbagai negara. Antara lain, sebutnya, Korea Selatan (Korsel), Thailand, Pakistan, Uni Emirat (UE), Burkina Paso, dan Senegal.


Selain negara-negara itu, lanjutnya, pihaknya pun menerima pemesanan pembuatan pesawat yang diajukan TNI AL. Disebutkan, secara total, jumlah pesawat yang dipesan TNI AL yaitu 6 unit.

"Itu terdiri atas 3 unit CN 235. Kontraknya, yang terjalin sejak 2009, yaitu 80 juta dolar AS. Tiga unit lainnya, yaitu helikopter BELL 412 EP," beber Rakhendi pada sela-sela tes penerimaan BELL 412 EP, yang dilakukan Komandan Pusat Penerbangan TNI AL, Laksamana Pertama Sugianto, di PT DI Bandung, Selasa (17/4/2012).  


Kabarnya, TNI AL pun siap memesan 2 unit CN 235. Jika itu terealisasi, tutur Rakhendi, secara total, TNI AL memesan 5 unit CN 235. Akan tetapi, tukasnya, sejauh ini, perjanjian kontrak mengenai pemesanan 2 unit CN 235 tambahan oleh TNI AL belum terjalin. Kendati begitu, Rakhendi menyatakan, kemungkinan besar, dalam waktu yang tidak lama, pemesanan itu dapat terealisasi.
Continue reading →

PTDI rampungkan CN 235 pesanan TNI AL tahun in

0 komentar
PT Dirgantara Indonesia (DI), pada tahun ini akan menyelesaikan lima pesawat CN 235 pesanan TNI Angkatan Laut (AL). Dimana kontrak antara PT DI dengan TNI AL sudah dimulai sejak 2009 akhir.

Menurut humas PT DI Rohendi Triatna, Pada awalnya, TNI AL memesan tiga pesawat, namun pesanan bertambah menjadi lima pesawat CN 235. Saat ini kelima pesawat tersebut tengah dalam pengerjaan.

Menurutnya, selama ini TNI AL memang belum memiliki CN 235. TNI AL baru memiliki pesawat C212 sebanyak tiga unit buatan PT DI. "Rencananya akhir tahun ini selesai dikerjakan. Yang sudah memiliki CN 235 baru TNI AU, angkatan lain belum," ujar Rohendi Triatna, di Bandung, Selasa (17/4/2012).
detail

Spesifikasi CN 235 yang dibuat untuk TNI AL tetap sama dengan pendahulunya. Misalnya dibandingkan dengan pesawat pesawat CN235 110 KCG pesanan Badan Penjaga Pantai Korea Selatan atau Korea Coast Guard (KCG), tentu masing-masing memiliki keunggulan tersendiri.

Lanjut dia, CN 235 memiliki kelebihan dalam mengarungi wilayah kelautan. Indonesia memiliki wilayah laut yang luas. Diharapkan, kontrol TNI AL dengan adanya CN235 bisa lebih maksimal.

"Dengan adanya Lima pesawat CN235 kontrol lautan bisa menjadi 14 jam. Tetapi untuk bisa ngontrol 24 jam diperlukan 12 unit pesawat lagi," jelasnya.
Continue reading →

Helikopter Bell 412 EP Pesanan TNI AL, Diujicoba

0 komentar
PT Dirgantara Indonesia (DI) telah menyelesaikan pembuatan 3 unit pesawat helikopter Bell 412 EP. Helikoter pesanan TNI AL akan menjalani uji kelayakan sebelum diserahterimakan.

"Ibarat mobil, kami test drive atau ujicoba dulu Helikopter Bell 412 EP," ujar Humas PT DI Rohendi Triatna kepada wartawan dalam acara Media Gathering di Kota Bandung, Selasa (17/4/2012).

Dia menjelaskan, ujicoba tersebut perlu dilakukan sebagai syarat kelayakan terbang. Dari tiga unit Bell 412 EP itu, sebanyak satu unit telah menjalani tes penerbangan dan diserahkan kepada TNI AL pada 2 Februari lalu.


"Setelah tes penerbangan, lalu dites lagi oleh penerima. Sesudah itu baru serah terima," jelasnya

Pengerjaan helikopter Bell 412 EP sendiri memakan waktu dua sampai tiga bulan. Helikopter bermesin pratt and whitney PT6T-3D twin pac turbine 1.800 shp ini mampu mengangkut 15 penumpang dengan daya angkut mencapai 1 ton.

"Helikopter ini multi fungsi bisa untuk misi penyerbuan juga Rescue. Bahkan bisa juga dipersenjatai," pungkasnya.
Continue reading →

ASRENA PANGARMABAR PIMPIN KUNJUNGAN KE PANTI ASUHAN PONDOK DAMAI

0 komentar
Jakarta, 10 April 2012, -- Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Kolonel Laut (P) Samsudin Safari Panjaitan memimpin kunjungan ke Panti Asuhan Pondok Damai dalam rangkaian kegiatan perayaan Paskah yang diperingati pada tanggal 8 April 2012, di Jalan Raya Kampung Sawah, Jati Melati, Pondok Melati, Bekasi Selatan, Selasa (10/4).
 
Asrena Pangarmabar Kolonel Laut (P) Samsudin  Safari Panjaitan mengatakan, kunjungan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Paskah Koarmabar yang diharapkan dapat bermanfaat bagi putri-putri Panti Asuhan Pondok Damai dengan tetap menjalin tali persaudaraan.


Panti Asuhan Pondok Damai yang saat ini memiliki anak asuh berjumlah 74 orang putri tersebut didirikan pada tanggal 19 Mei 1979 yang berkecimpung dalam bidang pendidikan yang memberikan pendidikan kepada anak asuhnya sampai pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Setelah tamat SMA, anak-anak asuh Panti Asuhan Pondok Damai akan diserahkan kepada para donator untuk mencari pekerjaan atau meneruskan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.
 
Kunjungan diakhiri dengan pemberian tali asih kepada Panti Asuhan Pondok Damai dan pemeriksaan gigi kepada anak-anak asuh Panti Asuhan Pondok Damai.
 
Turut serta pada kegiatan tersebut Kepala Pusat Komando dan Pengendalian (Kapuskodal) Koarmabar Letkol Laut (P) Antonius dan Kepala Sub Dinas Kesehatan Umum (Kasubdiskesum) Diskesarmabar Letkol Laut (K) Hasto Prayono.
Continue reading →

KOWAL LATIHAN BAND DI KOARMABAR

0 komentar
Jakarta, 10 April 2012..... Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Barat (Kasarmabar) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Herry Setianegara, S.Sos, SH. MM., menyaksikan prajurit Korps Wanita TNI Angkatan Laut (Kowal) yang sedang mendapat pelatihan Musik dari personel De Rook Band Vega Antares Setianegara di gedung O.B. Syaaf, Markas Komando (Mako) Koarmabar, Jalan Gunung Sahari Raya No. 67 Jakarta Pusat, Selasa (10/4). Latihan Band Kowal tersebut dilaksanakan dalam rangka mengikuti lomba group band menyambut hari Kartini yang akan diperingati pada tanggal 21 April 2012 mendatang. 


Continue reading →

BASECAMP TRANS 7 DI LANTAMAL IV TANJUNG PINANG

0 komentar
Jakarta, 10 April 2012, -- Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjung Pinang salah satu pangkalan utama di bawah Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) dengan Komandan Laksamana Pertama (Laksma) TNI Darwanto, S.H., M.AP., membuka secara resmi Pelatihan Basecamp Trans 7, di Pantai olah raga Perairan Markas Komando (Mako) Lantamal IV Tanjung Pinang Jalan Yos Soedarso No. 1 Batu Hitam Tanjung Pinang, Senin (09/04).
 
     Acara pelatihan Basecamp tersebut dibuka dan diresmikan oleh Danlantamal IV Tanjung Pinang Laksma TNI Darwanto, S.H., M.AP., dengan penyematan tanda peserta kepada enam orang peserta pria yang berasal dari sekolah yang berada di Tanjung Pinang dan Bintan..

 
     Pada kesempatan tersebut Komandan Lantamal IV Tanjung Pinang berharap kepada seluruh peserta Basecamp agar dengan mengikuti program tersebut peserta akan mendapat perubahan positif yaitu akan semakin mencintai dirisendiri, orangtua, guru serta jiwa nasionalisme terhadap Negara Kesatuan Republik  Indonesia (NKRI).
 
     Para peserta pelatihan Basecamp tersebut sudah melalui tahap seleksi  psikotes dan kesehatan serta karakter siswa. Keenam siswa tersebut adalah Rama, Genda dan Adjudian berasal dari SMAN 1 Tanjung Pinang, sedangkan Ahmad Hardani, Deni dan Dede berasal dari SMAN 2 Bintan.
 
     Kegiatan pelatihan Basecamp tersebut dilaksanakan selama lima hari yaitu tanggal 09 sampai 10 April 2012 latihan dilaksanakan di Lantamal IV Tanjung Pinang, kemudian  tanggal 11 sampai 13 April 2012 latihan dilaksanakan di Wing Udara-2 Tanjung Pinang.
 
     Para peserta pelatihan Basecamp tersebut di gembleng dan dilatih selama dua hari di Lantamal IV Tanjung Pinang oleh Prajurit  Lantamal IV  Tanjung Pinang  dan Yonmarhanlan IV Tanjung Pinang. Adapun materi yang akan diberikan adalah meliputi permainan dan latihan fisik militer seperti Dayung Kano, Eksersisi Perahu Karet, Pengambilan Nama Babtis, PBB, latihan dasar menembak serta pengenalan kehidupan Tradisi TNI Angkatan Laut. Kesemua materi tersebut bertujuan untuk mendorong para peserta agar dapat saling bekerjasama.
 
     Turut hadir pada acara Pembukaan pelatihan Basecamp tersebut Wadan Lantamal IV Tanjung Pinang Kolonel Marinir Rudy Andi Hamzah, para Asisten Danlantamal IV Tanjung Pinang, para Kadis/Kasatker Lantamal IV Tanjung Pinang, Asociate Producer Trans 7 Yogi Tujulianto beserta crew Trans 7.
Continue reading →

Mari Mengenal Pasukan Selambair TNI-AL

0 komentar
Angkatan Laut Indonesia dikenal memiliki pasukan khusus seperti Pasukan Katak dan Marinir. Ternyata, ada satu lagi pasukan yang tugasnya tak kalah penting, namanya Dislambair alias Dinas Penyelamatan di Bawah Air. Tapi, Dislambair diterjunkan bukan untuk menaklukkan musuh, melainkan untuk misi perdamaian atau mengatasi bencana.

Kebetulan, beberapa waktu lalu Liputan 6 SCTV berkesempatan melihat latihan rutin Dislambair di Markas Komando Armatim di Surabaya, Jawa Timur. Latihan rutin kali ini adalah melakukan pengelasan dan pemotongan baja di dalam tabung air. Tak mau kalah, reporter SCTV Boy Bakamaro turut menyelam di dalam kolam latihan.

Selama di dalam kolam, para personel Selambair menjalani latihan mengelas dan memotong besi. Memang butuh waktu yang cukup lama, karena ini bukan kerja yang umum dilakukan di dalam air.

Menurut Kadislambair Koarmatim, Kolonel (Laut) Birawa Budijuwana, penyelam TNI-AL pada umumnya adalah penyelam tempur yang sifatnya adalah merusak. Sedangkan personel Selambair adalah penyelam pekerja. "Mereka bertugas dalam pembersihan ranjau, pembuatan konstruksi laut, serta perawatan kapal perang," jelas Kolonel Budi.

Jika Anda suka bagian keteknikan dan tertarik jadi personel angkatan laut, Dinas Selambair ternyata siap menampung calon perwira baru.
Continue reading →

48 Anggota TNI-AL dan PNS Dapat Hadiah Umroh

0 komentar
tni54
JAKARTA (Pos Kota)- Sebanyak 56 orang personel TNI AL berangkat melaksanakan ibadah umroh ke Tanah Suci Mekkah. Mereka dilepas oleh Kepala Dinas Perawatan Personel Angkatan Laut (Kadiswatpersal) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Sumadi, S.Sos. di Lapangan Apel Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap Jakarta Timur ,Kamis (5/4).

 Mereka yang memperoleh kesempatan Umroh tersebut terdiri dari 48 personel militer dan PNS TNI AL, ditambah delapan orang keluarga personel TNI AL yang ikut bergabung dengan rombongan umroh TNI AL itu.

Direncanakan mereka bertolak menuju Tanah Suci Mekah 7 April 2012 dari Bandara International Soekarno Hatta Jakarta.

Ke-48 personel TNI AL ini berangkat Umroh dengan biaya bantuan dinas. Mereka merupakan personel yang dipilih atas penilaian terhadap prestasi, pengabdian, kinerja, dan dedikasi yang telah mereka berikan kepada TNI AL.

Dalam upacara pelepasan yang diikuti oleh seluruh personel dari satuan kerja di jajaran Mabesal Jakarta ini diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh peserta, diawali oleh Kadiswatpersal Laksamana Pertama TNI Sumadi, S.Sos dan diikuti oleh para perwira serta personel Mabesal lainnya. Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut. (B)

Teks : Anggota TNI-AL yang dapat hadiah umroh tengah dilepas oleh Laksma TNI Sumadi, S.Sos
Continue reading →

Lanal Tanjung Balai Karimun Tanam Mangrove

0 komentar
 tanam-mangrove

Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun salah satu pangkalan dibawah jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) dengan Komandan Letkol Laut (P) Sawa melaksanakan penanaman pohon mangrove (bakau) dan pohon trembesi di Pantai Leho Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Selasa (3/4).

Penanaman pohon mangrove(bakau) dan pohon Trembesi terlaksana kerjasama Lanal Tanjung Balai Karimun dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun melalui Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Karimun.

Danlanal Tanjung Balai Karimun Letkol Laut (P) Sawa mengatakan, penanaman pohon mangrove (bakau) dan pohon trembesi tersebut bertujuan mensukseskan gerakan penghijauan satu milyar pohon yang dicanangkan Pemerintah Republik Indonesia untuk mengurangi pemanasan global. Pohon mangrove selain sebagai pelindung pantai juga merupakan tempat mencari makan berbagai jenis ikan, undang, kerang dan fauna lainnya.

Kegiatan penanaman pohon yang bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Karimun tersebut berhasil menanam 500 pohon mangrove (bakau) disekitar pantai Leho dan 50 pohon trembesi di halaman Pos Angkatan Laut (Posal) Leho Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing, Kabupatena Karimun.
Continue reading →

Kolonel Marinir Wurjanto Jabat Komandan Brigif-1 Marinir

0 komentar
Komandan Pasmar-1, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Tommy Basari Natanegara melantik Kolonel Marinir Wurjanto sebagai Komandan Brigade Infanteri-1 Marinir dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Brigade Infanteri-1 Marinir di Bhumi Marinir Gedangan, Sidoarjo, Kamis (5/4/2012).

Mantan Aspers Dankormar itu dilantik sebagai Komandan Brigif-1 Marinir menggantikan pejabat lama Kolonel Marinir Amir Faisol S.Sos yang saat ini sudah menjabat sebagai Komandan Komando Latih Korps Marinir di Grati, Pasuruan.

Bagi Kolonel Marinir Wurjanto, Brigif-1 Marinir bukanlah tempat yang baru sebab sejak lulus AAL tahun 1988 langsung dinas di Yonif-1 Marinir hingga jabatan terakhir sebagai Komandan Batalyon Infanteri-3 Marinir pada tahun 2007.

Dalam amanatnya, Komandan Pasmar-1 mengatakan, serah terima jabatan pada hakekatnya merupakan hal yang lazim dan harus dilakukan oleh setiap organisasi militer, disamping sebagai bagian dari tour of duty dan tour of area bagi perwira yang bersangkutan dalam mengembangkan kemampuan manajerial dan kepemimppinan lapangannya, juga sebagai dinamisasi organisasi Brigif-1 Marinir dalam menghadapi peluang dan menjawab tantangan yang selalu berkembang setiap saat.

Brigade Infanteri-1 Marinir, lanjutnya, merupakan salah satu kekuatan pasukan pendarat amfibi, mempunyai tugas dan tanggung jawab yang menentang dan tidak ringan, sehingga dibutuhkan seorang Komandan Brigif-1 Marinir yang memiliki karakter kerja keras, inovatif, dedikatif dan loyalitas yang tinggi agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.

“Walaupun dihadapkan dengan keterbatasan sumber daya yang ada, Brigif-1 Marinir mampu melaksanakan tugas-tugasnya dengan maksimal, profesional, serius, penuh semangat dan gembira,” tegas orang nomor satu dijajaran Pasmar-1 itu.

Dalam kesempatan itu, Komandan Pasmar-1 mengucapkan terima kasih kepada Kolonel Marinir Amir Faisol S.Sos atas dedikasi, loyalitas dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Komandan Brigif-1 Marinir, juga ucapan selamat kepada Kolonel Marinir Wurjanto atas jabatan yang baru sebagai Komandan Brigade Infanteri-1 Marinir, serta berharap agar Kolonel Marinir Wurjanto dapat mempertahankan dan meningkatkan keberhasilan yang telah dicapai oleh pejabat lama.

Selain itu, Komandan Pasmar-1 juga berharap kepada seluruh anggota di jajaran Brigif-1 Marinir agar tetap memberikan dukungan sepenuhnya terhadap pelaksanaan tugas pejabat yang baru.

Turut hadir dalam kesempatan itu, seperti dilansir dalam siaran pers yang diterima suarasurabaya.net, Kamis (5/4/2012) diantaranya, Staf Pasmar-1 Kolonel Marinir Dedi Suhendar, Komandan Lanmar Surabaya Kolonel Marinir M. Hari, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Tri Maryanto, Wakil Bupati Sidoarjo MG Hadi Sutjipto, Ketua DPRD Kab Sidoarjo Dawud Budi Sutrisno, para Asisten Kaspasmar-1,dan Komandan Kolak/Satlak dijajaran Pasmar-1 serta pejabat TNI/Polri di wilayah Surabaya dan Sidoarjo.
Continue reading →

Kolonel Marinir Amir Faisol Jabat Komandan Kolatmar

0 komentar

Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) M. Alfan Baharudin melantik Kolonel Marinir Amir Faisol sebagai Komandan Komando Latih Korps Marinir (Dankolatmar) dalam upacara serah terima Jabatan Dankolatmar di lapangan apel kesatrian Ewa Pangalela, Gunungsari, Surabaya, Jumat, (30/3).

Pamen Korps Marinir lulusan AAL tahun 1988 yang saat ini masih memegang Tongkat Komando Brigif-1 Marinir itu dilantik sebagai Komandan Komando Latih Korps Marinir menggantikan pejabat lama Kolonel Marinir Eddy Setiawan yang akan menempati jabatan baru sebagai koordinator dosen sosial sub bidang studi kepemimpinan di Seskoal Jakarta.

Dalam amanatnya, Komandan Korps Marinir mengatakan, jabatan merupakan amanah dan kehormatan yang diberikan negara kepada perwira yang memiliki prestasi dan dedikasi yang tinggi dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab yang diemban, sehingga setiap perwira dituntut untuk selalu menjaga sikap dan berperilaku serta mampu memberi suri tauladan baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Orang nomor satu di jajaran korps Baret Ungu itu juga mengatakan bahwa serah terima jabatan merupakan tantangan untuk meningkatkan kemampuan pribadi dalam menyampaikan ide serta gagasan sesuai dengan jabatan baru yang diemban guna memberikan karya yang terbaik bagi organisasi.

Tantangan tugas Korps Marinir ke depan akan semakin kompleks, lanjutnya, sehingga perlu adanya penyesuaian dan perubahan-perubahan sesuai dengan tuntutan perkembangan yang terjadi. “Kita tidak perlu takut berubah, sepanjang untuk kebaikan organisasi,” tegas orang nomor satu dijajaran Korps Marinir itu.

“Dengan profesionalisme dan keberanian, kita harus terus berupaya melakukan perubahan ke depan secara positif yang lebih konsisten, terarah, terukur, jelas dan bertanggung jawab,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Korps Marinir atas nama pribadi dan pemimpin Korps Marinir menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kolonel Marinir Eddy Setiawan atas dharma bhakti dan pengabdian serta dedikasi yang tulus dalam memimpin serta memajukan Komando Latih Korps Marinir, kepada Kolonel Marinir Amir Faisol, Komandan Korps Marinir mengucapkan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh Korps Marinir sebagai Komandan Komando Latih Korps Marinir yang baru. Selain itu, Komandan Korps Marinir juga berharap kepada seluruh prajurit Kolatmar agar selalu memberikan dukungan sepenuhnya terhadap pelaksanaan tugas pejabat yang baru.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Komandan Kobangdikal Laksda TNI Sadiman, Komandan Lantamal V Surabaya Laksma TNI M.Atok Urrahman, Kasgartap III Surabaya, Brigjen TNI (Mar) Chaidier Patonnory, Wadan Kobangdikal Brigjen TNI (Mar) P. Verry Kunto, Komandan Pasmar-1 Brigjen TNI (Mar) Tommy Basari Natanegara, para Asisten Dankormar, para Komandan Kolak/Satlak Marinir Surabaya dan pejabat TNI/Polri di wilayah Surabaya.
Continue reading →

KOMANDAN KOBANGDIKAL TERIMA KUNJUNGAN PANGARMATIM BARU

0 komentar

Komandan Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut (Dankobangdikal) Laksda TNI Sadiman,S.E menerima kunjungan kerja Panglima  Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) baru, Laksda TNI Agung Pramono di Auditorium Gedung Ki Hadjar Dewantara, Bumimoro Kobangdikal, Jumat, (16/3).             

Saat menerima kunjungan resmi pangarmatim baru tersebut,  Dankobangdikal didamping Wakil Komandan Kobangdikal Brigjen TNI Marinir Prang Verry Kunto G, SH, Komandan Kodikopsla Laksma TNI Yayat Achmad Hadirat, M. Si (Han) dan para Direktur Koangdikal lainnya.

Dalam kunjungannya ke lembaga pendidikan TNI AL tersebut, orang nomor satu dijajaran Koarmatim itu mengungkapkan bahwa Ia sangat berkepentingan untuk datang berkunjung ke kotama TNI AL/TNI dan institusi terkait lainnya, yang salah satunya adalah Kobangdikal, terutama dikaitkan Ia sebagai pejabat baru dijajaran TNI wilayah timur.

Selain itu, mantan Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) ini, juga menyampaikan pentingnya kerjasama secara sinergi antara lembaga pendidikan Kobangdikal sebagai penyedia SDM siap pakai dengan Koarmatim sebagai salah satu pengguna dari prajurit yang sudah dididik  Kobangdikal. 

“Koarmatim akan selalu mendukung kemajuan para siswa Kobangdikal, salah satunya dengan memfasilitasi KRI untuk dijadikan sebagai sarana latihan praktek (Latek).” Terang pati bintang dua di pundak tersebut.
Koarmatim sebagai Kotama pengguna (User) lanjutnya, mempunyai ketergantungan kepada Kobangdikal sebagai pencetak Prajurit-prajurit matra  laut yang professional, berani dan bermoral.

Sementara itu Dankobangdikal, mengucapkan selamat atas jabatan barunya sebagai Pangarmatim, Ia juga menegaskan, Kobangdikal kedepan akan terus proaktif dengan mendengar dan menampung kebutuhan prajurit berkulifikasi apa yang dibutuhkan, sehingga seusai lulus dari Kobangdikal,  para siswa lulusan Kobangdikal sudah siap pakai di satuan-satuan TNI AL lainnya.
Continue reading →

Patroli Laut Kopaska 2

0 komentar
Sejumlah anggota Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL Armada Kawasan Timur (Armatim) saat melakukan patroli laut tak jauh dari jembatan Suramadu di perairan Surabaya, Jatim, Kamis (8/3). Patroli laut tersebut merupakan serangkaian dari pengamanan laut di wilayah timur Indonesia sebagai pengawal samudera untuk antisipasi kejahatan jalur laut serta menjaga keutuhan NKRI. FOTO ANTARA/M Risyal Hidayat/Koz/mes/12, Kaskus Formil, Zainal Effendi (Detikfoto.com)



Continue reading →

1.200 Prajurit Brigif-1 Marinir Berangkat Latihan Perang

0 komentar
Komandan Brigade Infanteri-1 Marinir Kolonel Marinir Amir Faisol secara resmi membuka latihan Tri Wulan I tahun anggaran 2012 di Markas Komando (Mako) Brigif-1 Marinir, Bhumi Marinir Gedangan, Sidoarjo, Sabtu (10/3/2012).


Dalam amanatnya, Komandan Brigif-1 Marinir mengatakan bahwa kesatuan tempur yang kuat dan besar, salah satunya didukung oleh kualitas sumber daya manusia yang handal dan profesional dalam melaksanakan tugas operasi. Untuk itu, seorang prajurit harus memiliki kemampuan dan kecakapan akademis, kesamaptaan yang baik serta mental dan fisik yang prima dalam melaksanakan tugas dan pengabdiannya kepada nusa dan bangsa.

Latihan TW I yang akan dilaksanakan ini, lanjutnya, merupakan program pembinaan satuan yang bertujuan membekali dan meningkatkan ketrampilan prajurit Brigif-1 Marinir sehingga mampu menjadi prajurit yang tangguh dan cakap didalam penguasaan materi taktik tempur operasi amphibi maupun taktik operasi darat, baik secara teknis maupun taktis sehingga dapat diaplikasikan di kesatuan.

Selain itu, dengan latihan ini akan menambah kepercayaan diri didalam bermanufer dan mengendalikan pasukan di medan operasi, sehingga diharapkan tidak ada kerugian personel maupun material, melainkan keuntungan dan kemenangan yang didapat.

“Kekurangan dan keterbatasan sarana dan prasarana, janganlah dijadikan sebagai beban dan semangat berlatih menurun, tetapi jadikanlah sebagai pemicu semangat dalam berlatih, sehingga tujuan dan sasaran latihan dapat tercapai,” tegas orang nomor satu dijajaran Brigif-1 Marinir itu.

Sementara itu, menurut Perwira Staf Operasi Brigif-1 Marinir, Letkol Mar Suliono, latihan TW I tahun anggaran 2012 ini akan dilaksanakan di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Korps Marinir Purboyo, Malang, melansir siaran pers yang diterima suarasurabaya.net, Sabtu (10/3/2012) dijadwalkan berakhir 18 Maret 2012 mendatang, dan melibatkan 1.200 prajurit yang berasal dari Yonif-1 Marinir, Yonif-3 Marinir dan Yonif-5 Marinir.
Continue reading →

Persiapan Latihan Marinir

0 komentar

Sejumlah prajurit Korps Marinir TNI AL lengkap dengan senjatanya saat pengecekan kesiapan latihan di Bhumi Marinir Gedangan, Sidoarjo, Sabtu, (10/3). Sedikitnya 1.200 prajurit Korps Marinir TNI AL dari Brigif-1 Mar berangkat melaksanakan latihan tempur ke Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Korps Marinir Purboyo, Malang, Jawa Timur.
Continue reading →

Komandan Brigif-1 Marinir : Kebersamaan Itu Indah

0 komentar
Kebersamaan itu indah, demikian dikatakan Komandan Brigif-1 Marinir Kolonel Marinir Amir Faisol kepada ibu-ibu Jalasenastri Brigif-1 Marinir demi menjaga keharmonisan dan keutuhan dalam menjalani kehidupan berumah tangga.

Pernyataan tersebut disampaikan Komandan Brigif-1 Mar saat memberikan pencerahan kepada ibu-ibu Jalasenastri Brigif-1 Mar di gedung Edianto Balai Prajurit Brigif-1 Marinir, Gedangan, Sidoarjo, Kamis, (8/3).



Kegiatan yang diikuti oleh ibu-ibu Jalasenastri Brigif-1 Mar yang berdomisili di luar kota Surabaya dan ibu-ibu yang suaminya sedang melaksanakan penugasan ini, juga dihadiri oleh Ketua Cabang-2 Korcab Pasmar-1 Gabungan Jalasenastri Korps Marinir Ny. Amir Faisol beserta pengurus cabang.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Brigif-1 Marinir menyampaikan bahwa sebagai seorang istri prajurit, ibu-ibu harus selalu mendukung tugas suami, mengetahui tempat/kantor suami, mengetahui gaji yang diterima suami, dan mengetahui pimpinan / komandan dimana suami berdinas, ini sangat penting bagi ibu-ibu yang berjauhan dengan suaminya, karena apabila ada suatu permasalahan dengan suami, dapat langsung menyampaikan ke dinas.

Selain itu, komunikasi dengan suami sangat diperlukan, sehingga bila ada suatu permasalahan dapat diselesaikan bersama.

“Suksesnya seorang suami pasti tidak lepas dari peran istri yang hebat, istri yang super dan istri yang kuat,” tegas orang nomor satu di jajaran Brigif-1 Marinir itu.
Continue reading →

TNI AL Tangkap Lima Pembajak Kapal di Palu

0 komentar




Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu, berhasil menangkap lima orang dari tujuh orang pembajak Tug Boat atau penarik kapal tongkang beserta tongkangnya pada Senin (5/3/2012).

Penangkapan dilakukan berdasarkan telegram dari Badan Koordinasi Keamanan Laut Pusat (Bakorkamla) bahwa adanya kapal yang sedang dibajak di Selat Makassar.

Menurut Komandan Lanal Palu, Kolonel Laut Boedi Oetomo, menuturkan penangkapan kapal milik perusahaan PT Trois ini berdasarkan telegram yang diterima Lanal Palu dari Bakorkamla, pada Minggu (4/3/2012) sekitar pukul 22.00 WITA.

Dalam telegram tersebut, kapal yang dibajak berada di posisi 00 derajat 50 menit 02,00 detik selatan dan 119 derajat 50 menit 54,00 timur menuju arah Palu. Dari informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyergapan dengan menumpang kapal Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Pantoloan.

Menurut Boedi kapal Tug Boat yang menarik tongkang bernama Emmery berkapasitas 217 gross ton itu berlayar dari Pelabuhan Semen Tonasa, Sulawesi Selatan menuju pelabuhan Batulicin, Kalimantan Selatan, untuk mengangkut batu bara. Namun di tengah laut kapal kemudian dibajak, Anak Buah Kapal (ABK) kapal sendiri hingga kini belum diketahui keberadaannya, apakah dibunuh atau dibuang ke laut.

Untuk mengelabui petugas kapal Tug Boat sempat dicat dengan warna biru. Hal ini terlihat saat kapal ditangkap petugas dengan kondisi cat kapal masih basah dan nama kapal Trois diganti dengan nama Santos 7.

Salah seorang pelaku yang menjadi kapten kapal, Lenon, mengatakan mereka diminta oleh seseorang bernama Kaha untuk membawa kapal hasil bajakan itu ke Palu. Setelah itu, kami dijanjikan akan diberikan uang Rp30 juta oleh Iskandar.
Continue reading →