Tampilkan postingan dengan label PBB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PBB. Tampilkan semua postingan

Prajurit TNI di Lebanon Amankan Bom Fosfor

0 komentar
PRAJURIT TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-F/UNIFIL (Indobatt) yang sedang melaksanakan patroli rutin, menerima laporan penemuan dua buah UXO (unexploded ordonance) aktif dari seorang warga Ataibeh, Lebanon Selatan, yang bernama Nahli, pada Jumat (4/5).

Penemuan itu bermula saat Nahli memotong rumput disekitar kebun dekat rumahnya. Mencurigai benda yang ditemukan, Nahli pun memberitahu prajurit TNI yang kebetulan berada tak jauh darinya. Selanjutnya prajurit Indobatt mengamankan UXO tersebut dengan memberikan tanda sesuai prosedur yang berlaku.


Selanjutnya, komandan patroli melalui piket TOC (Tactical Operation Center) meneruskan laporannya kepada Kasiops Indobatt. Kasiops Kapten Inf Risa di dampingi Kasi Intel Kapten Inf Nurudin, Komandan Kompi Dragon Kapten Inf Rizky Kurniawan, Danki Chetha Kapten Mar Achmad Yuliyanto dan Danki Bantuan Kapten Inf S. Herman dengan membawa Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) yang dimiliki Satgas mengecek kebenaran informasi tersebut ke lapangan.

Setelah meyakini temuan tersebut adalah UXO dengan jenis bom fosfor, Kasiops melaporkan kepada Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Suharto Sudarsono untuk ditindaklanjuti. Setelah melaksanakan koordinasi dengan LAF (Lebanese Armed Forces) dan melaporkan penemuan ini ke Sektor Timur UNIFIL, sesuai dengan prosedur, penanganan bom selanjutnya diserahkan kepada LAF.

Pada hari itu juga LAF menurunkan tim jihandak mereka untuk menjinakkan bom tersebut. Bom yang diperkirakan sisa konflik Israel-Lebanon 2006 silam itu kemudian dimusnahkan dengan cara diledakkan di sekitar tempat penemuan.

"Usai pelaksanaan peledakkan, warga yang menemukan bom tersebut mengucapkan terimakasih kepada personel Indobatt. Laporannya segera direspon sehingga dirinya beserta keluarga tidak merasa khawatir lagi apabila pergi berkebun," kata Kapten Inf Risa seperti rilis yang diterima PelitaOnline, di Jakarta, Sabtu (5/5).

Bom fosfor dikenal sebagai WP (white phosphorus) merupakan bom pyrophoric, materialnya bersifat mudah terbakar secara spontan, dan sangat aktif, mudah bereaksi dengan oksigen. Jika mengenai manusia menyebabkan luka bakar yang dalam dan menyakitkan. Luka bakar yang dihasilkan bisa sampai menembus tulang.
Continue reading →

Prajurit TNI di Lebanon Amankan Bom UXO

0 komentar
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-F/UNIFIL (Indobatt) yang sedang melaksanakan patroli rutin, menerima laporan penemuan dua buah UXO (Unexploded Ordnance) aktif dari seorang warga Ataibeh, Lebanon Selatan, yang bernama Nahli, pada hari Jumat (4/5/2012).
Penemuan tersebut bermula saat Nahli memotong rumput disekitar kebun dekat rumahnya, selanjutnya prajurit Indobatt mengamankan UXO tersebut dengan memberikan tanda sesuai prosedur yang berlaku.
Setelah itu, Komandan patroli melalui piket TOC (Tactical Operation Center) meneruskan laporannya kepada Kasiops Indobatt. Kasiops Kapten Inf Risa didampingi Kasi Intel Kapten Inf Nurudin, Komandan Kompi Dragon Kapten Inf Rizky Kurniawan, Danki Chetha Kapten Mar Achmad Yuliyanto dan Danki Bantuan Kapten Inf S. Herman, dengan membawa tim Jihandak yang dimiliki Satgas mengecek kebenaran informasi itu ke lapangan.
Setelah meyakini temuan tersebut adalah UXO dengan jenis bom Fosfor, selanjutnya Kasiops melaporkan kepada Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Suharto Sudarsono untuk ditindak lanjuti, usai melaksanakan koordinasi dengan LAF (LebaneseArmed Forces) dan melaporkan penemuan ini ke Sektor Timur UNIFIL, sesuai dengan prosedur penanganan bom selanjutnya diserahkan kepada LAF.
Saat itu juga, LAF menurunkan tim jihandak mereka untuk menjinakkan bom tersebut, bom yang diperkirakan sisa-sisa konflik antara Israel dan Lebanon tahun 2006 silam, selanjutnya dimusnahkan dengan cara diledakkan di sekitar tempat penemuan.
Usai pelaksanaan peledakkan, warga yang menemukan bom tersebut mengucapkan terimakasih kepada personel Indobatt, bahwa laporannya segera direspon sehingga dirinya beserta keluarga tidak merasa kawatir lagi apabila pergi berkebun.
Bom fosfor atau yang lebih sering disebut (WP = White Phosphorus) merupakan Bom pyrophoric, materialnya bersifat mudah terbakar secara spontan, dan sangat aktif, mudah bereaksi dengan oksigen. WP jika mengenai manusia menyebakan luka bakar yang dalam dan menyakitkan, luka bakar yang dihasilkan bisa sampai menembus tulang.
TNI Lebanon Amankan bom 2TNI Lebanon amankan bom 3TNI Lebanon Amankan bom 4TNI Lebanon amankan bom 5TNI Lebanon amankan bom 6TNI Lebanon amankan bom 7
Continue reading →

Sekjen PBB Kutuk 2 Serangan Bom di Suriah

0 komentar
NewYork - Sekjen PBB Ban Ki-moon mengutuk serangan bom di dua kota Suriah pada hari Senin (30/4) dan menyerukan kepada pengamat PBB agar segera membawa beberapa perbaikan di daerah tempat mereka dikerahkan.

Hal tersebut disampaikan wakil juru bicara PBB, Eduardo del Buey dalam sebuah pernyataan, Selasa (1/5).

"Sambil mengingatkan perbaikan di daerah di mana monitor PBB dikerahkan, Sekjen tetap prihatin oleh laporan berlanjutnya kekerasan, pembunuhan dan pelanggaran di Suriah dalam beberapa hari terakhir,"kata del Buey.


Sekjen PBB juga meminta agar semua pihak yang terlibat dalam konflik Suriah untuk menghentikan kekerasan dan mau bekerjasama dengan tim pengawas PBB di Suriah.

"Dia menyerukan kekerasan bersenjata dalam segala bentuk oleh semua pihak untuk dihentikan dan bekerjasama dengan segera dan penuh dari semua pihak dengan pihak UNSMIS, karena telah diperluas kehadirannya di lapangan "ujar juru bicara PBB itu.

Ban mengutuk apa yang disebutnya "serangan bom teroris" di Idlib dan Damaskus pada hari Senin, sehingga menewaskan sedikitnya 20 orang.
Continue reading →

Satgas TNI di Lebanon Juara Dua Volly Tingkat UNIFIL

0 komentar
(Lebanon, 1/5). Anggota TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-F/UNIFIL (Indobatt) di Lebanon, menempati urutan ke-dua pada kejuaraan bola volly Inter Kontingen tingkat UNIFIL yang dilaksanakan di lapangan volly Batalyon Nepal, UN Posn 8-30, Lebanon Selatan. Urutan pertama ditempati tim bola volly dari Kontingen India, sedangkan urutan ketiga dari Kontingen Ghana. Penyerahan tanda penghargaan dan piala pemenang diserahkan langsung oleh Komandan Sektor Timur (CO Seceast) UNIFIL Brigjen Julio Herrero Isla (Spanyol), Senin (30/4/2012).
Satgas TNI di Lebanon Juara Dua Volly Tingkat UNIFIL
Dalam pertandingan ini Indobatt bermain di pool A, pada pertandingan dibabak penyisihan hari pertama mengalahkan tim Kontingen Spanyol, selanjutnya dihari kedua sempat kalah satu kali dari Kontingen India namun menang melawan SatgasSEMPU (Seceast Military Police Unit), dan dihari ketiga pada babak semi final mengalahkan Tim dari Satgas FPC (Force Protection Company) dan Kontingen Ghana.
Satgas TNI di Lebanon Juara Dua Volly Tingkat UNIFIL
Satgas TNI di Lebanon Juara Dua Volly Tingkat UNIFIL
Pada babak final bertemu kembali dengan tim India, tim Kontingen Indonesia harus mengakui keunggulan lawan yang unggul dengan skor 3-1, untuk perebutan urutan ketiga tim Nepal harus mengakui keunggulan tim Ghana yang menang dengan skor 3-2.
Satgas TNI di Lebanon Juara Dua Volly Tingkat UNIFIL
Turut hadir memberikan sport kepada tim Indonesia pada babak final, Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Suharto Sudarsono didampingi Wadansatgas Letkol MarFJH. Pardosi beserta Perwira Staf dan para Danki jajaran Indobatt yang sedang tidak berdinas khusus.
Satgas TNI di Lebanon Juara Dua Volly Tingkat UNIFIL
Pertandingan yang dilaksanakan selama empat hari ini bertujuan untuk menanamkan semangat pastisipasi dan mempererat hubungan kerjasama dan saling pengertian diantara Kontingen yang tergabung di dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon. No : SP-52/V/Pen Konga XXIII-F/UNIFIL
sumber : pralangga.org
Continue reading →

TNI Kirim Kapal Perang ke Lebanon

0 komentar
TNI akan terus mengirim kapal perang ke Lebanon untuk mendukung misi perdamaian dunia. Mabes TNI segera mengirim satuan berikutnya, yakni KRI Hasanuddin, yang sekarang sedang dipersiapkan. 

"Mungkin dua atau tiga bulan lagi akan diberangkatkan. Setelah itu, juga akan dilakukan pengiriman selanjutnya," kata Panglima TNI, Laksamana Agus Suhartono, saat menyambut kedatangan KRI Sultan Iskandar Muda dengan 100 awak dari TNI AL, di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta, Senin (30/4). 

Awak prajurit KRI Hasanuddin juga berjumlah 100 prajurit dengan alasan, KRI Hasanuddin memiliki bobot yang hampir sama dengan KRI Sultan Iskandar Muda. Dia berharap setiap kapal yang ditugaskan ke Lebanon selalu meraih nilai satisfied atau memuaskan. 

Dia juga berharap prajurit berikutnya yang ditugaskan mengikuti jejak komandan KRI Sultan Iskandar Muda dengan nilai outstandingly atau sempurna. "Pengiriman prajurit ke sana juga untuk menjadikan prajurit TNI memiliki kualitas yang bagus dan profesional sesuai standar PBB," kata Panglima. nsf/P-3
Continue reading →

Indobatt : Kolaborasi Tarian Indonesia Pukau Penonton di Lebanon

0 komentar
LEBANON - Penampilan kolaborasi tarian Indonesia  yang dibawakan oleh prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-F/UNIFIL memukau ratusan penonton yang menyaksikan penampilan tarian tersebut, pada acara peringatan Hari Anak Lebanon, yang diperingati setiap tanggal 29 April, bertempat di Tib Nine, Lebanon Selatan, Minggu (29/4/2012).

Dalam kolaborasi seni tari tersebut, prajurit Indobatt memadukan 4 (empat) jenis tarian yang dilaksanakan secara kolosal yaitu, tari saman, rampak gendang dengan diiringi tarian oleh Wan TNI, sisingaan dan tari perang dari Papua dengan jumlah total penari 105 personel.


Tarian yang dibawakan selama kurang lebih 20 menit ini mendapat sambutan yang meriah dari penonton, terlihat penonton antusias menyaksikannya hingga turun dari tribun penonton. Selain kolaborasi tarian, dalam peringatan ini Indobatt juga menggelar aneka permainan anak-anak melalui smart car.

Selain tugas-tugas operasional dalam misi perdamaian di Lebanon, Kontingen Garuda sebagai duta bangsa sekaligus membawa misi kebudayaan.

Menurut Komandan Satgas Indobatt, Letkol Inf Suharto Sudarsono, yang hadir pada acara tersebut mengatakan, “melalui pentas tarian ini diharapkan bangsa-bangsa lain yang tergabung dalam misi UNIFIL di Lebanon dapat mengenal kebudayaan Indonesia lebih dekat, sehingga harapannya kebudayaan Indonesia yang begitu banyak, lebih dikenal luas dikalangan dunia Internasional,” jelasnya.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh UNIFIL bekerjasama dengan pemerintahan Lebanon ini, melibatkan seluruh Kontingen dari Negara-negara yang tergabung dalam misi perdamaian di Lebanon. 

Untuk menghibur anak-anak pada acara tersebut masing-masing Kontingen menampilkan hiburan ataupun kesenian khas masing-masing Negara, antara lain Drum Band militer dari India dan Irlandia, seni beladiri dari Korea dan Liang Liong dari Kontingen China.(c7/pr)

Continue reading →

TNI Masuki Wilayah Operasi Militer Israel

0 komentar
Komandan Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-F/UNIFIL atau Indonesian Batallion (Indobatt) Letkol Inf Suharto Sudarsono mengikuti Tour Area Operasi di perbatasan blue line wilayah Israel, Selasa (17/4/2012).
 
Perwira Penerangan Satgas Konga XXIII-F/UNIFIL, Lettu Inf Suwandi, dari Israel secara tertulis kepada CitraIndonesia.Com, Rabu (18/7/2012) mengatakan tour diikuti tiga Komandan Batalyon di bawah jajaran Sektor Timur.


Ini untukmengetahui secara dekat batas-batas negara Lebanon dengan Israel, khususnya batas area operasi tiga Batalyon UNIFIL, Batalyon Indonesia, Batalyon Nepal dan Batalyon India.
Tour ke wilayah Israel ini merupakan program UNIFIL, diikuti oleh 3 (tiga) Dansatgas jajaran UNIFIL yaitu Dansatgas Indobatt, Indiabatt dan Nepalbatt.
Diawali dari pintu masuk perbatasan di UN Posn 1-32A  di Naqoura yang merupakan Area Operasi Italia Batallion.
“Setelah melalui pemeriksaan ketat Dansatgas beserta rombongan memasuki Israel disambut perwira IDF (Israel Defense Force), dilanjutkan menuju Observation  Post  (OP) Israel untuk mengamati batas-batas blue line antar kedua negara dari atas OP,” ujarnya.
Setelah melaksanakan pengamatan dari OP  IDF, dilanjutkan menuju post pengamatan Israel di dekat Fatimah Gate, kemudian bergerak menyusuri route patroli IDF disepanjang blue line melewati pos Panorama Point, TP 37 dan TP 36 yang berada di wilayah Lebanon.
Perjalanan tour yang ditempuh selama kurang lebih 2 (dua) jam ini berakhir hingga di pos Syeh Abadthom yang merupakan Area Operasi Batalyon Nepal dan kembali masuk ke Lebanon melalui pintu masuk sebelumnya.
Turut serta mendampingi Komandan Satgas dalam Tour ini, Kasi Intel Kapten Inf Nurudin dan Pasiops Satgas Lettu Inf Budi Prakoso.
Continue reading →

Komandan Indobatt Tour Area Operasi di Wilayah Israel

0 komentar
Komandan Satuan Tugas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-F/UNIFIL atau Indonesian Batallion (Indobatt) Letkol Inf Suharto Sudarsono mengikuti Tour Area Operasi di sepanjang perbatasan blue line yang berada di wilayah Israel, Selasa (17/4/2012).

Tour yang diikuti oleh tiga Komandan Batalyon dibawah jajaran Sektor Timur ini dilaksanakan dalam rangka mengetahui secara dekat batas-batas negara Lebanon dengan Israel, khususnya batas yang terletak dekat dengan area operasi tiga Batalyon jajaran UNIFIL, yaitu Batalyon Indonesia, Batalyon Nepal dan Batalyon India.

Tour ke wilayah Israel ini merupakan program UNIFIL, diikuti oleh 3 (tiga) Dansatgas jajaran UNIFIL yaitu Dansatgas Indobatt, Indiabatt dan Nepalbatt. Pelaksanaannya diawali dari pintu masuk perbatasan di UN Posn 1-32A  di Naqoura yang merupakan Area Operasi Italia Batallion, setelah melalui pemeriksaan ketat Dansatgas beserta rombongan memasuki Israel disambut oleh perwira dari IDF (Israel Defense Force) dilanjutkan menuju Observation  Post  (OP) Israel untuk mengamati batas-batas blue line antar kedua negara dari atas OP.

Setelah melaksanakan pengamatan dari OP  IDF, dilanjutkan menuju post pengamatan Israel di dekat Fatimah Gate, usai melaksanakan pengamatan dari pos tersebut rombongan selanjutnya bergerak menyusuri route patroli IDF disepanjang blue line melewati jalan dekat pos Indonesia, yaitu pos Panorama Point, TP 37 dan TP 36 yang berada di wilayah Lebanon.

Perjalanan tour yang ditempuh selama kurang lebih 2 (dua) jam ini berakhir hingga di pos Syeh Abadthom yang merupakan Area Operasi Batalyon Nepal dan kembali masuk ke Lebanon melalui pintu masuk sebelumnya.

Turut serta mendampingi Komandan Satgas dalam Tour ini, Kasi Intel Kapten Inf Nurudin dan Pasiops Satgas Lettu Inf Budi Prakoso.
Continue reading →

Tiga Dansatagas Unifil Kunjungi Israel

0 komentar
Tiga Dansatgas dibawah naungan UNIFIL melaksanakan tour ke wilayah Israel.Perwira Penerangan Satgas Konga XXIII-F/UNIFIL, Lettu Inf Suwandi, mengatakan, Komandan Satuan Tugas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-F/UNIFIL (Indobatt) Letkol Inf Suharto Sudarsono, Selasa, 17 April, mengikuti Tour Area Operasi di sepanjang perbatasan blue line yang berada di wilayah Israel.

Tour diikuti oleh tiga Komandan Batalyon dibawah jajaran Sektor Timur, yakni Batalyon Indonesia (Indobatt), Batalyon Nepal (Nepalbatt), dan Batalyon India (Indiabatt). Acara tour dilakukan dalam rangka untuk mengetahui secara dekat, batas-batas negara Lebanon dengan Israel, khususnya batas yang terletak dekat dengan area operasi tiga Batalyon jajaran UNIFIL tersebut.


Pelaksanaan tour diawali dari pintu masuk perbatasan di UN Posn 1-32A  di Naqoura, yang merupakan Area Operasi Italia Batallion. Setelah melalui pemeriksaan ketat, tiga Dansatgas beserta rombongan memasuki wilayah Israel yang disambut oleh perwira dari IDF (Israel Defense Force). “Kegiatan dilanjutkan menuju Observation  Post (OP) Israel untuk mengamati batas-batas blue line antar kedua negara dari atas OP, “kata Lettu Suwandi.

Usai melaksanakan pengamatan dari OP  IDF, kemudian dilanjutkan menuju post pengamatan Israel di dekat Fatimah Gate, dari pos tersebut rombongan selanjutnya bergerak menyusuri route patroli IDF disepanjang blue line , melewati jalan dekat pos Indonesia, yaitu pos Panorama Point, TP 37 dan TP 36 yang berada di wilayah Lebanon.

Perjalanan tour yang ditempuh selama kurang lebih dua jam ini, berakhir hingga di pos Syeh Abadthom, yang merupakan Area Operasi Batalyon Nepal dan kembali masuk ke Lebanon, melalui pintu masuk sebelumnya. “Komandan Satgas, dalam Tour ini, didampingi Kasi Intel Kapten Inf Nurudin dan Pasiops Satgas Lettu Inf Budi Prakoso,” kata Suwandi.
Continue reading →

Kontingen Garuda UNIFIL Rayakan HUT Ke-60 Kopassus di Lebanon

0 komentar
Komando Khusus (Kopassus) genap berusia 60 tahun pada 16 April 2012. 33 prajurit Kopassus yang tergabung di dalam Kontingen Garuda UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon), ikut merayakannya dengan menggelar acara syukuran dan doa bersama yang dilakukan secara sederhana.

Para prajurit Kopassus di Lebanon itu adalah Satgas Indo MCOU (Military Community Outreach Unit) di bawah pimpinan Letkol Inf Sudaryanto, dan Satgas Indo FPC (Force Protection Company) di bawah pimpinan Mayor Inf Wimoko. Mereka merayakan HUT yang kali ini memiliki tema "Disiplin adalah nafasku, kehormatan adalah segala-galanya".


Menurut Letkol Inf Sudaryanto, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat, jiwa korsa, dedikasi, serta motivasi para prajurit Kopassus yang sedang melaksanakan tugas mulia, untuk senantiasa berbuat yang terbaik sebagai prajurit Korps Baret Merah. Itu demi menjaga kehormatan Negara dan Bangsa Indonesia di dunia internasional.

Keikutsertaan prajurit-prajurit Kopassus dalam misi perdamaian PBB merupakan salah satu bentuk dari peran Kopassus untuk turut serta dalam upaya mewujudkan perdamaian dunia, serta sebagai apresiasi masyarakat internasional terhadap profesionalisme dan prestasi prajurit Kopassus, yang telah ditunjukkan selama 60 tahun sejak berdirinya satuan ini.

Dalam masa 60 tahun perjalanannya, Kopassus telah banyak menorehkan berbagai prestasi gemilang yang tentunya tidak terlepas dari dedikasi, kesungguhan dan kerja keras dari seluruh prajurit Korps Baret Merah. Semuanya itu merupakan refleksi dari konsistensi sikap dan upaya pembinaan yang terarah, terprogram dan berkesinambungan serta didasari oleh sikap disiplin yang tinggi dalam menghadapi setiap tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks.

Sejarah singkat berdirinya Kopassus
Sejarah kelahiran Komando Pasukan Khusus sebagai satuan tidak terlepas dari rangkaian bersejarah dalam kehidupan Bangsa Indonesia. Pada bulan Juli 1950, timbul pemberontakan di Maluku oleh kelompok yang menamakan dirinya RMS (Republik Maluku Selatan). Pimpinan Angkatan Perang RI saat itu segera mengerahkan pasukan untuk menumpas gerombolan tersebut. Operasi ini dipimpin Panglima Tentara Teritorium III Kolonel AE Kawilarang, sedangkan sebagai Komandan Operasinya ditunjuk Letkol Slamet Riyadi.

Operasi ini memang berhasil menumpas gerakan pemberontakan, tetapi dengan korban yang tidak sedikit dipihak TNI. Setelah dikaji, ternyata dalam beberapa pertempuran, musuh dengan kekuatan yang relatif lebih kecil sering kali mampu menggagalkan serangan TNI yang kekuatannya jauh lebih besar. Inilah yang akhirnya mengilhami Letkol Slamet Riyadi untuk memelopori pembentukan suatu satuan pemukul yang dapat digerakkan secara cepat dan tepat untuk menghadapi berbagai sasaran di medan yang bagaimanapun beratnya.

Melalui Instruksi Panglima Tentara dan Teritorial III No. 55/Inst/PDS/52 tanggal 16 April 1952, terbentuklah Kesatuan Komando Teritorium III yang merupakan cikal bakal Korps Baret Merah. Sebagai Komandan pertama dipercayakan kepada Mayor Mochamad Idjon Djanbi, mantan Kapten KNIL yang pernah bergabung dengan Korps Special Troopen dan pernah bertempur dalam perang dunia II.

Dalam perjalanan selanjutnya, satuan ini beberapa kali mengalami perubahan nama diantaranya Kesatuan Komando Angkatan Darat (KKAD) pada tahun 1953, Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat) pada tahun 1955, selanjutnya pada tahun 1959 berubah menjadi Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD).

Pada tahun 1966 satuan ini kembali berganti nama menjadi Pusat Pasukan Khusus TNI AD (Puspassus TNI AD), berikutnya pada tahun 1971 nama satuan ini berganti menjadi Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha). Pada Tahun 1985 satuan ini berganti nama menjadi Komando Pasukan Khusus (Kopassus) sampai sekarang.
Continue reading →

Satgas TNI Konga XXVI-D1/Unifil Gelar Medale Day Parade Ceremony

0 komentar
LENSAINDONESIA.COM: Satgas Force Head Quarter Support Unit (FHQSU) TNI Konga XXVI-D1/UNIFIL yang bertugas sebagai Pasukan Perdamaian di Lebanon menyelenggarakan  Head Quarter Staff Officers Medale Day Parade Ceremony  yang dilaksanakan di lapangan upacara  Cenotaph Head Quarter  UNIFIL Lebanon pada Jumat 13 April 2012.

Upacara Medale Parade dipimpin langsung oleh Force Commander UNIFIL yang juga sebagai Head of Mission Maj Gen Paolo Serra. Pemberian medali kepada 45 prajurit dari 35 negara TCC (Troop Contributing Country) yang menjabat sebagai  Staff Officers di UNIFIL Lebanon merupakan penghargaan karena telah menjalankan misi perdamaian di Lebanon selama 6 bulan tanpa cacat.  Staff Officers dari Prajurit TNI yang  mendapatkan penghargaan tersebut yaitu Mayor Fanny Pantouw (J7 TLLSO), Kapten Indra Sari (J6 Naval Communication) dan Sertu Fitria Kumala Dewi (Assistant Annalisist).

Force Commander UNIFIL  Maj Gen Paolo Serra  memberikan ucapan  selamat kepada Prajurit yang mendapatkan medali sebagai tanda penghargaan yang di berikan oleh UNIFIL, dan berharap selalu bekerja secara profesional untuk melaksanakan misi sesuai dengan bidang kerja masing-masing.


Hadir dalam acara tersebut Komandan Satgas FHQSU TNI Konga XXVI-D1/UNIFIL Kolonel Adm Darmawan Bakti, Pejabat dari UNIFIL, Komandan Kontingen dari tiap-tiap negara dan perwakilan dari Lebanese Armed Forces (LAF). @FHQSU XXVI-D1/UNIFIL


Continue reading →

Dua Perwira TNI Terima UN Peace Medal

0 komentar
Dua Perwira TNI yang bertugas sebagai staff officer di United Nations Interim Force in Lebanon Head Quarter menerima penganugerahan United Nation Peace Medal pada 13 April 2012. Medali itu mereka raih karena pengabdian sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian di Lebanon Selatan oleh UNFIL Force Comander.

UNIFIL FC Mayor Jenderal Paolo Serra dari Italy mengatakan, UN Peace Medal adalah penghargaan yang diberikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa atas pengabdian pasukan penjaga perdamaian di Lebanon. Pasalnya, mereka berkontribusi dalam menjaga perdamaian dan penerapan mandat PBB Resolusi 1701.


Lebanon, Perwira tersebut adalah Mayor (Inf) Fanny Pantouw yang berdinas di J7 Training Lesson Learned, yang memiliki tugas sebagai project officer pada latihan gabungan tingkat UNIFIL serta penyelenggarainduction training bagi pasukan penjaga perdamaian yang baru tiba di daerah misi. Satu orang lainnya adalah Kapten Laut (E) Indra S Putra yang berdinas di J6 Comunication beserta 33 staff officer dari beberapa negara, antara lain Austria, Belgia, Hongaria, Italia, India, Jerman, Korea, Perancis, Spanyol, dan Turki.

UNIFIL HQ staff officer adalah military staff yang langsung berada di bawah UNIFIL FC. Mereka merupakan perwakilan dari 37 negara dan menduduki jabatan sesuai dengan struktur organisasi UNIFIL. TNI telah mengirimkan 13 perwira menengah, 1 perwira pertama, dan 3 bintara untuk mengisi jabatan UNIFIL HQ staff officer, sebagai bagian dari sekitar 1.347 anggota pasukan perdamaian TNI yang berada di Lebanon.

Upacara penganugerahan medali ini dihadiri para pejabat UNIFIL dan seluruh Troop Contribution Country (TCC) dari 37 negara yang tergabung dalam UNIFIL. Kontingen Indonesia termasuk di dalamnya, yang dihadiri antara lain oleh Contingen Commander (Contico) Kolonel Adm Darmawan Bhakti sebagai Dansatgas FHQSU, seluruh perwira senior staff officer, dan Dansatgas Force Protection Company Mayor (Inf) Wimoko.
Continue reading →

Perwira, Bintara dan Tamtama Satgas POM TNI Naik Pangkat di Lebanon

0 komentar
Di dalam kehidupan organisasi khususnya militer, kenaikan pangkat adalah satu kehormatan yang patut dibanggakan. Kenaikan pangkat hanya diberikan kepada prajurit yang mampu menunjukkan prestasi, dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang tinggi terhadap tugas dan tanggung jawab yang diembannya. 
 
Demikian dikatakan Komandan Satgas POM TNI Kontingen Garuda XXV-D/UNIFIL, Letkol Cpm Ida Bagus Rahwan Diputra, S.H., ketika menerima laporan kenaikan pangkat Perwira, Bintara dan Tamtama Satgas POM TNI yang berjumlah 8 orang, di Lapangan Apel Gajah Mada Base UN Posn 7-3, Lebanon Selatan, kemarin.

Lebih lanjut Komandan Satgas mengatakan, kenaikan pangkat ini bukanlah merupakan hadiah, melainkan suatu kepercayaan dari Pimpinan TNI dan juga merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Esa. Kepercayaan dan anugerah ini harus dijawab dengan kemampuan untuk melakukan tugas yang terbaik, selaras dengan bobot pangkat dan jabatan yang dipertanggung jawabkan dipundaknya.
Oleh karena itu, ”kepada prajurit yang naik pangkat agar senantiasa berkomitmen dan fokus terhadap tugas dan tanggung jawab yang diembannya dengan menghadirkan kualitas kinerja terbaiknya”, tegas Komandan. 
Kedepalan prajurit Satgas POM TNI yang naik pangkat, terdiri dari Pasi Pers Mayor Cpm Irawan Widianto, M.B.A, M.Si., Pasi Ops Mayor Cpm Sutrisno, Danton MP Mayot Laut (PM) Rus indarto, Lettu Cpm Ni Kadek Karni, Serka Rufinus Wasono, Sertu Aris Pratama, Kopda Ade Arifyanto dan Kopda Hendra Gunawan.
Continue reading →

126 Prajurit TNI Konga XXIII-F Naik Pangkat di Lebanon

0 komentar
126 orang prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-F/UNIFIL (Indobatt) di Lebanon mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula, terhitung mulai 1 April 2012. Upacara kenaikan Pangkat dipimpin oleh Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Suharto Sudarsono, bertempat di lapangan Soekarno Markas Indobatt, Adshid al Qusayr, Lebanon Selatan, Rabu (4/4/2012). 
 
Kenaikan pangkat ini merupakan penghargaan yang telah diberikan oleh Negara dan TNI kepada personel TNI atas dedikasi yang baik dalam melaksanakan tugasnya selama ini.  126 anggota TNI yang naik pangkat terdiri dari berbagai kepangkatan, yaitu 2 orang dari Kapten naik pangkat menjadi Mayor, Lettu ke Kapten 8 orang, Letda ke Lettu 5 orang, Serma ke Pelda 1 orang, serka ke Serma 6 orang, Sertu ke Serka 4 orang, Serda ke Sertu 10 orang, Kopda naik ke Koptu 15 orang, Praka naik ke Kopda 63 orang, Pratu ke Praka 11 orang dan Prada ke Pratu 1 orang. 


Sebelum upacara kenaikan pangkat dilaksanakan acara tradisi satuan, yaitu lari bersama disekitar Markas Indobatt dengan menempuh jarak sekitar 10 km, start diawali dari Markas Indobatt melintasi route taman Desa Adshid al Qusayr hingga tikungan menanjak 800 yang biasa disebut sebagai tikungan Maharani oleh personel Indobatt, setelah melintasi tikungan Maharani selanjutnya kembali menuju Markas Indobatt. 

Kegiatan dilanjutkan dengan upacara dan penyiraman air bunga oleh Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Suharto Sudarsono kepada perwakilan yang naik pangkat.
Dalam sambutan singkatnya, Dansatgas Indobatt menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota yang naik pangkat. ”Saya sebagai Komandan Indobatt mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat anggota sekalian, semoga dengan kenaikan pangkat ini dapat meningkatkan moril dan memacu semangat kalian dalam melaksanakan tugas selama di Lebanon ini,” tegasnya.
Continue reading →

Wadansatgas POM TNI Hadiri Medal Parade Batalyon India

0 komentar
Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadan Satgas) POM TNI Kontingen Garuda Sector East Military Police Unit (Sempu) XXV-D/UNIFIL, Mayor Laut (PM) Wahyu Dwi Sulistyo, S.T.  beserta staf menghadiri Upacara Medal Parade Batalyon India (Indbatt), di UN Posn 4-2, Ebel El Saqi, Lebanon, Selasa (27/3/2012).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Force Commander UNIFIL (United Nation Interim Force In Lebanon) Mayor Jenderal Paolo Sera dari Italy. Upacara diawali dengan pengibaran bendera UNIFIL, Lebanon dan India, dilanjutkan pemeriksaan pasukan oleh Irup, penyematan medali kepada personel India Battalion, sambutan Force Commander dan diakhiri dengan defile pasukan upacara.
Dalam sambutannya Mayor Jenderal Paolo Serra menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personel Batalyon India yang telah bertugas di UNIFIL dengan penuh semangat dan dedikasi selama lebih kurang 12 (duabelas) bulan, menghormati Resolusi 1701 Dewan Keamanan PBB, bekerja sama dengan Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF), Pemerintah Lebanon dan institusi Lebanon untuk pencapaian tujuan yang telah diamanatkan PBB kepada UNIFIL.
Pada kesempatan tersebut, Komandan Batalyon India Kolonel Sachim Mehta menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir pada saat selesai pelaksanaan upacara. Selain Wadan Satgas POM TNI, hadir dalam Medal Parade tersebut antara lain kontingen dari Italia, Perancis, Spanyol, Indonesia, Republik Korea, Ghana, Nepal, Srilanka, Malaysia, Turki dan perwakilan dari LAF. Turut hadir dalam upacara tersebut, Komandan Kontingen Garuda Kolonel Adm Dharmawan Bhakti, Wakil Komandan Sektor Timur UNIFIL Kolonel Infantri Achmad Marzuki, pejabat pemerintah dan beberapa anggota kedutaan India untuk Lebanon.
Sementara itu, menurut Wadan Satgas POM TNI Mayor Laut (PM) Wahyu Dwi Sulistyo, S.T.,  penyematan medali penghargaan oleh Force Commander UNIFIL ini merupakan penyematan medali atas nama Sekretaris Jenderal PBB yang melambangkan ucapan terima kasih dan penghargaan PBB kepada Peacekeeper yang telah melaksanakan tugas pada misi UNIFIL minimal selama 6 (enam) bulan.
Turut serta mendampingi Wadan Satgas POM TNI adalah Kapten POM I Gede Eka S. (Military Information Officer), Kapten POM Made Oka (FSU Officer), Lettu Pom Eko Setiawan (OIC Provost), Lettu Pom Fari  S. Nur Yudha (Platoon Administration Officer) dan Lettu (PM) Anantyo Prahasto, S.H. (Investigator).
Continue reading →

Prajurit TNI Menerima Penyuluhan tentang Perilaku dan Disiplin di Kongo

0 komentar
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-I/Monusco atau Indonesian Engineering Company yang tengah melaksanakan tugas di Republik Demokratik Kongo dalam misi MONUSCO (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo), menerima penyuluhan tentang perilaku dan disiplin guna mencegah terjadinya pelecehan dan eksploitasi seksual dari Conduct and Discipline Unit (CDU), di Bumi Cenderawasih Camp-Kongo, Selasa (20/3/2012).
Penyuluhan yang dilaksanakan selama satu hari tersebut, disampaikan oleh Letkol Oleksiyenko Yoriy warga negara Ukraina, yang diterima oleh Wadansatgas Mayor Czi Ary Syahrial mewakili Dansatgas Letkol Czi Sapto Widhi Nugroho yang tengah dinas luar.

Dalam paparannya, Letkol Yoriy menjelaskan tentang perilaku dan disiplin yang harus ditaati oleh seluruh personel yang terlibat dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB, khususnya pasukan kontingen negara yang berada di bawah MONUSCO, dengan harapan akan dapat memperkecil pelanggaran.
“Kasus pelanggaran disiplin dan pelecehan seksual yang paling banyak terjadi adalah dilakukan oleh kalangan sipil, karena menurut data yang ada di dalam lingkungan militer jarang sekali hal itu terjadi, hal ini dikarenakan militer memiliki sistim dan rantai komando yang jelas, walaupun masih ada satu dua kasus dalam setiap pengiriman kontingen militer ke Kongo,” kata Letkol Yoriy.
“Sampai saat ini, Kontingen dari Indonesia belum pernah ada yang melanggar, hal tersebut sangat membanggakan dan menjadi catatan tersendiri di lingkungan United Nations Organization Stabilization Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo,”  tegas Letkol Oleksiyenko Yoriy.
Lebih lanjut dikatakan, kepada seluruh kontingen negara dibawah MONUSCO hendaknya menciptakan lingkungan yang bebas dari Sexual Ekploitation and Abuse (SEA), dimana semua personel MONUSCO harus menjunjung tinggi standar perilaku dan profesionalisme serta memperlakukan masyarakat lokal dengan penuh rasa hormat dan bermartabat, larangan mendatangi tempat hiburan/diskotik, transaksi barang dan uang untuk keperluan seksual.
Disamping itu, akan diberlakuan jam malam bagi seluruh personel kontingen MONUSCO yaitu mulai jam 18.00 sampai 06.00 waktu setempat. Sementara, bagi personel yang mempunyai keperluan khusus harus se-ijin Komandan Kontingen selanjutnya menunjuk seorang perwira sebagai supervisi serta penanggung jawab.  Bagi personel PBB yang melanggar ketentuan tersebut, akan mendapat sanksi seperti pemulangan dan diproses sesuai hukum yang berlaku di negara asal, tidak dapat mengikuti misi UN dimasa mendatang dan beritanya akan disebarluaskan ke seluruh media massa dibawah UN.
Sebelum mengakhiri paparannya, Letkol Yoriy berharap Kontingen Garuda yang tergabung dalam misi MONUSCO selalu menjaga nama baik bangsa dan negara serta memberi contoh yang baik bagi kontingen negara lain.
Program  Conduct and Discipline Unit tersebut diikuti oleh 18 prajurit TNI/Indonesia Engineering Company, terdiri dari 11 Perwira dan 7 Bintara yang akan dijadikan Kader bagi anggota yang belum mengikuti penyuluhan. (*)
Continue reading →

Dansektor Timur UNIFIL kunjungi Area Operasi Indobatt di Lebanon

0 komentar
Komandan Sektor (Dansektor) Timur UNIFIL, Brigjen Julio Herrero Isla (Spanyol) mengunjungi Area of Responsibility (AOR) Satgas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-F/UNIFIL (Indobatt), Jumat siang (13/4/2012) waktu Lebanon.
 
Area yang dikunjungi yaitu pos Panorama Point dan Flag Point yang letaknya di perbatasan antara dua Negara Lebanon dengan Israel, yang merupakan wilayah tanggung jawab dari Kompi A (Alphard) Indobatt.
 
Kunjungan Dansektor Timur UNIFIL di pos Indobatt ini dalam rangka Tour Area Operasi Sektor sekaligus mengecek kesiap siagaan satuan jajaran Sektor Timur  dalam menjaga keamanan di wilayahnya masing-masing.
 
Kedatangan rombongan disambut oleh Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Suharto Sudarsono di Panorama Point, dilanjutkan menerima paparan singkat tentang situasi dan kondisi di sekitar area pos yang disampaikan oleh Wadan Kompi Alphard Kapten Psk Phutut Herwanto.
 
Selanjutnnya, rombongan Dansektor Timur melanjutkan perjalanan menuju pos Flag Point yang tempatnya tidak terlalu jauh dari pos Panorama Point dan sempat berbincang-bincang sejenak dengan prajurit Indobatt yang sedang melaksanakan tugas jaga di pos tersebut.
 
Usai meninjau area operasi Indobatt, Dansektor Timur UNIFIL didampingi Brigjen Romero (calon pengganti) dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju perbatasan di daerah Syeh Abhatom yang merupakan area operasi dari Kontingen Nepal.
 
Sebelum meninggalkan area Indobatt, Komandan asal Spanyol ini menyampaikan terimakasih dan rasa bangganya, bahwa prajurit Indobatt telah melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga sampai saat ini situasi dan kondisi keamanan perbatasan di wilayah operasi Indobatt aman dan terkendali.
Continue reading →

TNI segera Kirim Pasukan Perdamaian ke Lebanon

0 komentar
200 prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian (Peacekeepers) di Lebanon selama setahun, mulai November 2012. 


Persiapan penugasan pasukan ke Lebanon itu ditandai dengan penutupan latihan Satgas Force Headquarters Support Unit (FHQSU) Kontingen Garuda (Konga) XXVI-E1/Unifil dan Satgas Force Protection Company (FPC) Konga XXVI-E2/Unifil 2012 oleh Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Laksma Widodo di Daerah Latihan Pusat Misi Pemelihara Perdamaian (PMPP) TNI di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/4). 


Sebelumnya, 150 orang Satgas FPC dan 50 orang FHQSU melakukan beberapa latihan yang dibagi dalam tiga tahap, yaitu materi pelajaran teori selama dua minggu; Drill Taktis selama satu minggu; aplikasi di lapangan selama satu minggu. 


Asops Panglima TNI Mayjen Hambali Hanafiah dalam amanatnya yang dibacakan Widodo mengatakan bahwa dari tahun ke tahun negara Indonesia telah mengirimkan pasukan penjaga perdamaian ke negara lain yang merupakan wujud meningkatnya kepercayaan PBB terhadap kemampuan Indonesia, khususnya TNI dalam perannya sebagai penjaga perdamaian dunia. 

"Ini merupakan suatu kebanggaan bahwa di mana pun berada, Kontingen Garuda selalu memperoleh pengakuan positif dari dunia internasional," katanya. 

Kontingen itu, lanjut dia, harus mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan berprestasi yang merupakan ciri khas Kontingen Garuda sebagaimana telah ditunjukkan oleh kontingen-kontingen terdahulu dalam berbagai penugasan sebelumnya.
Continue reading →

TNI Sukses Perbaiki Jalan di Kongo Selama 7 Hari

0 komentar
Satgas Zeni TNI Kontingen Garuda XX-I/MONUSCO (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo) atau Indonesian Engineering Company, khususnya personel Satgas yang berada di Dungu Camp Bumi Nusantara, berhasil memperbaiki jembatan dan jalan yang menghubungkan kota Dungu – Faradje selama 7 (tujuh) hari, di Republik Demokratik Kongo. Demikian rilis yang dikirim ke redaksi Tribunnews.com, Sabtu (7/4/2012). 

Untuk mengatasi kerusakan jembatan dan jalan antara Dungu - Faradje sepanjang 145 Km, pihak Head of Engineering Section (HoES) Mr. Gautam Mukhophadya (India), kembali menugaskan Engineering Company / Kompi Zeni TNI dari Kontingen Indonesia di bawah pengawasan Staff Officer Engineering Section Bunia Mr. Emil Kwame Ampofo.

Perbaikan jembatan kayu dan menambal jalan berlobang yang menghubungkan kota Dungu dan Faradje dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas-tugas MONUSCO, khususnya di wilayah kerja Brigade Ituri. Perbaikan jembatan dan jalan tersebut telah berhasil dikerjakan oleh Satgas Zeni TNI selama 7 hari (31 Maret s.d 6 April 2012) dari waktu yang ditargetkan oleh MONUSCO selama 25 hari. Saat ini, jembatan dan ruas jalan sudah dapat kembali beroperasi secara normal.

Dua buah jembatan kayu yang terletak di desa Nagero 136 km dan mengganti jembatan kayu dengan pemasangan gorong-gorong sebanyak 15 buah, lalu di timbun Limonite (tanah merah bahan kontruksi jalan) yang berada di 102 km daerah Gangala Na Bodio kearah timur kota Dungu kondisinya mengalami kerusakan, khususnya pada lapisan kayu jembatan yang rata-rata sudah lapuk sehingga sangat membahayakan apabila dilalui kendaraaan umum maupun kendaraan pengangkut logistik para kontingen jajaran MONUSCO yang selalu melintasi jembatan tersebut sebagai jalur distribusi. Bahkan, untuk kepentingan patroli kendaraan jenis Humvee dari kontingen Maroko yang bertanggung jawab terhadap keamanan wilayah tersebut sering melintasi jembatan yang sebelumnya di bangun oleh swadaya masyarakat lokal.

Untuk perbaikan dua buah jembatan dan ruas jalan, Indonesian Engineering Company mengerahkan 45 personel terdiri dari Peleton Zikon, Alber, Listrik, Harpal dan Kesehatan yang dipimpin langsung oleh Wadansatgas Mayor Czi Ary Syahrial beserta Pasiops Kapten Czi Rahadian, Pakontruksi Kapten Czi Wachidin dan Danton Harpal Kapten Czi Mardi serta didukung dua unit Chainsaw untuk memotong kayu/papan, Truk Trado mengangkut Exavator dan Buldozer, satu unit Reo modifikasi Primover pengangkut Loader, dua unit kendaraan Truk pengangkut personel dan logistik serta empat Dump Truk untuk mengangkut papan kayu. Selama proses perbaikan/pengerjaan, Satgas Zeni TNI Konga XX-I/MONUSCO mendapat pengawalan dari Batalyon Infanteri Mekanis Maroko.

Menurut Mr. Gautam Mukhophadya, ditunjuknya kembali Satgas Zeni TNI untuk mengerjakan tugas-tugas di bidang perbaikan jembatan maupun jalan di wilayah Dungu, karena kepercayaan MONUSCO terhadap Satgas Indonesian Engineering Company atau Kontingen Garuda XX-I/MONUSCO yang selama ini dapat mengerjakan setiap tugasnya dengan baik.
Continue reading →